Jelajah Eropa di De Voyage, Bogor Jawa Barat. Ini Petunjuknya!

Setelah lelah menjalani rutinitas sehari-hari rasa penat mulai menghampiri. Pilihannya untuk menghabiskan waktu melegakan segala kepenatan jadi beragam. Kamu bisa menentukan ingin melancong ke luar negeri kalau memang waktunya pas atau berkunjung ke beberapa tempat di dalam negeri saja. Tapi kali ini, kita akan ajak kamu ke Eropa dengan bujet yang lebih murah bahkan tanpa perlu paspor. Penasaran? Yuk, kita jelajahi Eropa di Bogor, Jawa Barat.

Pertama, apa sih tujuan kamu kalau melancong ke Eropa? Melihat menara Eiffel di Prancis atau mengunjungi  berbagai ikon kota-kota terkenal di Benua Eropa? pastinya tidak mungkin dilewatkan ya. Nah, kali ini kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk sekadar mengunjungi Benua Eropa, karena di Bogor, Jawa Barat kamu bisa menemukan menara Eiffel dan berbagai ikon kota lainnya yang terkenal di Benua Eropa. Dijamin bisa menambah kegaulan feeds Instagram kamu, Ladies.

Bogor, ada tempat wisata dengan nuansa ala Eropa yang letaknya persis di seberang Aston Bogor yaitu di Bogor Nirwana Residence. De Voyage dibuka pada pertengahan April 2018, tempat wisata ini mengusung konsep outdoor dengan beragam miniatur ikon bertema Eropa.

doc.special

Bila kamu pernah mengunjungi Chocolate Ville yang ada di Bangkok, nah kurang lebih konsepnya sama, namun De Voyage menyajikan cukup banyak wanaha permainan yang bisa dinikmati oleh para pengunjung berbagai usia. Dengan retribusi tiket masuk sebesar 25.000 rupiah, pengunjung bisa menikmati sajian rona warna-warni bangunan dan atmosfer yang luar biasa menyenangkan bak berada di lokasi sesungguhnya. Tempat wisata ini mengusung konsep luar ruangan yang sanggup memudahkan akses kamu ke tiap-tiap fiturnya.

doc.special

Dengan tatanan ruang yang mempesona, rapih, serta menawan, tentunya hal ini memberikan nilai estetika tersendiri bagi kamu yang gemar berburu spot foto. Kamu juga bisa merasakan sensasi bermain gondola serasa berada di Venesia, dan berfoto ria di beberapa rumah dengan kincir angin bak berada di Negara bunga tulip, Belanda. Di  De Voyage juga wajib mencoba permainan seru berupa rumah labirin. Permainan ini di bagi menjadi dua permainan dan dirancang dengan pencahayaan yang minim sehingga pengunjung biasanya sangat berkonsentrasi untuk menyelesaikannya.

doc.special

Tidak hanya menyajikan spot foto yang kece-kece, di sini kamu juga bisa melakukan icip-icip kuliner De Voyage dan merasakan sensasi makan di beragam cafe bergaya Eropa tradisional. Tempat yang memiliki kurang lebih 150 lokasi Instagramable ini memang sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat baik dalam dan luar kota terutama di musim liburan ataupun akhir pekan. Jadi untuk kamu yang memang ingin fokus berburu titik-titik menggemaskan yang cocok sebagai latar foto, disarankan untuk datang di hari yang tidak padat pengunjung.

Nah, sekarang tunggu apa lagi? Segera ajak keluarga dan orang tercinta untuk menikmati suasana Eropa yang tak jauh dari Kota Jakarta ini. Selamat berakhir pekan dan melepas penat.

 

 

Jalan-Jalan ke Singapura Seharian dengan Hemat? Yuk, Coba Naik Ferry dari Batam untuk Liburan Seharian Penuh

Sudah bukan rahasia lagi bahwa rute perjalanan menuju Singapura melalui Batam memang dianggap paling worth. Pasalnya keduanya memang dihubungkan secara terjangkau oleh beberapa akomodasi pilihan. Terutama bagi kamu yang ingin menikmati liburan seharian penuh, lewat Batam, tentunya kamu bisa mendapatkan hal tersebut. Sebelum kamu sampai di Singapura, perlu kamu ketahui bahwa kedua negara ini dihubungkan dengan armada laut kapal yang mempunyai harga tiket yang cukup bervariasi tergantung kelas dan jadwal ferry sehingga kamu juga  bisa menyesuaikan dengan keadaan keuangan yang akan digunakan. Sebelum kamu mengambil pilihan untuk berwisata negara yang memiliki ikon maskot patung Merlion ini, mungkin kamu akan berfikir dan menimbang-nimbang sebenarnya, apa keuntungannya mengambil jalur alternatif melalui Batam? Nah, pertama kamu perlu simak ulasan berikut ini.

Batam menjadi kota yang sangat sibuk dan ramai terutama di musim liburan dan akhir pekan yang disebabkan oleh migrasi WNI dari Batam ke Singapura begitu pula dari Singapura ke Indonesia melalui kota Batam. Sirkulasi seperti ini menjadikan Batam dan Singapura layaknya Bandung dan Jakarta yang bisa ditempuh dengan bantuan satu akomodasi.

Sekarang ini banyak traveler dari  Indonesia berlibur ke Singapura melewati Batam dengan seharian penuh tanpa menginap Singapura menjadi salah satu cara yang masuk akal untuk menghemat pengeluaran liburan. Seperti yang diketahui, bahwa biaya hidup di Singapura sangat mahal jika dibandingkan dengan Indonesia, dimulai dari makan, minum, penginapan, sampai tansportasi tergolong lebih mahal. Jadi untuk mensiasatinya kamu bisa melakukan liburan disana namun menginap kembali di Batam. Bila kamu memang sedang ingin benar-benar berlibur dan menikmati kegiatan traveling kamu, cara ini layak untuk dicoba. Karena, kamu tak hanya diuntungkan dengan pesona Singapura sebagai salah satu tujuan berlibur tapi juga kamu akan disuguhkan dengan ucapan selamat datang dari kota Batam dengan berbagai suguhannya yang tak kalah menarik dan berkesan.

doc.google

Dengan adanya siklus jalur singkat yang menguntungkan antara Singapura-Batam dan sebaliknya, membuat akomodasi kapal ferry menjadi sangat digandrungi terutama bagi mereka yang memang benar-benar merencanakan waktu liburan. Transportasi ferry untuk sarana penyeberangan menjadi penting untuk mengangkut semua penumpan dari kedua negara ini agar seluruh keinginan pada tujuan mereka terpeuhi dengan mudah dan terjagkau.  Ada beberapa lokasi terminal ferry penyeberangan yang ada di Batam seperti Batam Center, Harbour Bay, Sekupang, serta Nongsa. Rekomendasi yang banyak digunakan oleh traveler adalah di Batam Center lebih banyak pilihan jenis ferry.

Sudah bicara tentang kemudahan akomodasi, sekarang saatnya bicara mengenai legalitas untuk masuk ke dalam sebuah negara. Biasanya kamu perlu paspor sebagai surat identitas resmi kewarganegaraan ketika akan pergi melancong ke negara lain menggunakan pesawat, hal ini juga berlaku bila kamu menyeberang dari Batam menuju Singapura menggunakan ferry. Paspr yang masih berlaku serta Kartu Tanda Penduduk atau KTP adalah dua hal yang harus kamu miliki dan kamu bawa ketika kamu menuju ke Singapura walaupun menggunakan ferry. Pada saat kamu sudah memasuki bagian imigrasi Singapura terkadang mereka akan menanyakan  KTP sebagai validasi  selain paspor. Menurut pengalaman beberapa traveler yang menggunakan ferry untuk “mampir” ke Singapura, biasanya petugas imigrasi akan menanyakan tujuan atau dalam rangka apa berkunjung ke Singapura, nah, kamu tak perlu sungkan untuk menjawab untuk berlibur atau sekadar mampir dan berwisata melihat betapa luar biasanya negeri seribu satu larangan yang terkenal sangat bersih.

doc.google

Perjalanan naik ferry dari Batam menuju Singapura membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan. Apabila cuaca mendukkung kamu bisa melihat dari jauh  berbagai gedung tinggi yang menjadi ikon negara tersebut. Kapal ferry yang menyeberangkan penumpang dari Batam akan merapat di Harbor Front Singapura. Di sini merupakan tempat mayoritas merapatnya kapal ferry meskipun demikian ada juga ferry yang merapat di dekat Bandara Changi Singapura tetapi memiliki rute keberangkatan lain. Setelah anda sampai di Harborfront harus mengambil peta Singapura sebagai guide tambahan anda selama melakukan wisata disana.

 

Sebenarnya liburan ke Singapura seperti ini bisa dikatakan lain yaitu “mampir”. Namun, menjadi masuk akal apabila kamu memilih liburan ke Singapura dengan cara ini. Karena kamu pastinya akan mendapatkan paket komplit untuk pengalaman kamu, mulai dari tak hanya bisa mampir ke Singapura dengan murah meriah, kamu juga bisa memperoleh pengalaman menaiki kapal ferry, dan tak lupa juga bisa menikmati berbelanja dan menghabiskan waktu di Batam. Bisa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, khan? 

Minat Sama yang Cantik? Pulau Gili Ketapang Siap Suguhkan yang Cantik dan Anti Bosan

Banyak orang atau traveler yang beranggapan dan pastinya paham bahwa Pulau Gili adanya di Lombok. Bener sih dan memang banyak destinasi wisata di sana. Tapi, apakah kamu pernah dengar mengenai Pulau Gili Ketapang? Pulau yang secara administratif masih masuk ke Kabupaten Probolinggo ini merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di antara pulau Jawa dan Madura. Dari Pelabuhan Tanjung Tembaga, jaraknya 5 mil di tengah laut. Mitos masyarakat yang mengatakan bahwa pulau tersebut bergerak sendiri ke tengah laut menjadi sebuah cerita yang melatar belakangi menariknya pulau ini untuk dikunjungi, karena pada mulanya, tentu saja pulau ini berlokasi di satu wilayah yang sama dengan daratan yang ada di Desa Ketapang. Setelah peristiwa meletusnya Gunung Semeru, daratan yang ada di Desa Ketapang terbelah dan terpisah, salah satu daratan yang terpisah membentuk pulau kecil, salah satunya Pulau Gili Ketapang. Setelah terpisah dari daratan yang sama, pada mulanya pulau itu memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dari daratan Desa Ketapang. Namun semakin lama pulau tersebut bergerak sejauh 5 mil. Di pulau seluas 68 hektar tersebut dihuni sekitar 7.900 jiwa yang kebanyakan merupakan suku Madura. Jadi bahasa Madura menjadi bahasa sehari-hari di sana.

doc.special

Pulau yang tepat berada di Desa Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Provinsi Jawa Timur ini memiliki rute penyebrangan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga. Durasi yang dibutuhkan untuk penyebrangan ini kurang lebih satu jam. Lokasinya yang cukup terpencil dan sedikit butuh perjuangan untuk sampai di sana membuat belum banyak sekali wisatawan atau orang luar daerah mengunjungi pulai kecil nan cantik ini. Pulau dengan ombak yang tenang dan dilengkapi hamparan pasir putih yang membentang luas ini juga dihias dengan luasnya bentangan air laut yang nampak biru dan jernih. Di tambah lagi, warga setempat yang sangat ramah membuat pulau ini terasa nyaman dan menyenangkan untuk dikunjungi.

doc.special

Walaupun kondisi keasriannya masih terjaga, namun masalah klasik akan suatu tempat wisata agaknya masih perlu perhatian. Karenanya jangan kaget apabila menemukan beberapa titik pinggir pantai yang di penuhi oleh sampah dan banyaknya kambing peliharaan warga yang berkeliaran secara bebas. Kemungkinan besar menurut warga setempat, kondisi ini memang terjadi karena merupakan kebiasaan dan kurangnya kesadaran masyarakat setempat di wilayang Desa Ketapang.

google image

 

Nah, walaupun dengan kondisi yang seperti itu. Kamu tetap bisa melakukan perjalanan kesana karena untuk wilayah air dan laut cukup boleh diacungi jempol mengenai kebersihannya. Air laut masih sangat biru dan tidak terlalu dalam sehingga cocok untuk kegiatan snorkeling dan berenang. Lebih spesialnya lagi, di sini juga kamu bisa bertamu ke rumah ikan Nemo karena banyak sekali terdapat anemon laut. Tuh kan, menarik banget ya.

Tetap menjadi wisatawan yang tertib dan cerdas untuk menjaga kebersihan lingkungan yaa, kamu bisa lho jadi contoh buat warga sekitar bahwa lingkungan yang bersih itu nyaman untuk ditempati. Enggak kalah dong dari gili-gili lainnya.

 

 

Yuk Larutkan Kepenatan, Main Basah-Basahan di Air Terjun Watu Lawang

Melipir sedikit meninggalkan keramaian kota dan rutinitas, yuk kita mampir-mampir ke Probolinggo dan siap berbasah-basah ria! Tempat wisata ini berlokasi di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Destinasi wisata berikut memang belum banyak diketahui keberadaannya oleh para wisatawan.

Disamping karena kurangnya sosialisasi dan promosi, destinasi wisata ini berada pada tempat terpencil dan cukup tersembunyi. Serta tentunya membutuhkan tenaga, kesabaran juga jiwa petualang yang cukup untuk bisa menemukan wisata air terjun Watu Lawang Probolinggo karena medan perjalanan yang bisa dibilang cukup banyak butuh perjuangan. Eits, tapi jangan khawatir karena begitu sampai di tujuan, semua perjuangan dan kelelahan saat menuju tempat wisata akan terasa terbayar lunas.

Dinamakan Watu Lawang karena tempat wisata alam ini berada diantara kanan kiri tebing yang tinggi menjulang, dan pada saat wisatawan akan memasuki tempat ini, wisatawan akan menemukan semacam pintu masuk atau orang jawa biasa menyebutnya dengan “Lawang”. Sehingga masyarakat sekitar menamakan tempat ini sebagai “Watu Lawang”. Walaupun sudah mulai mendapat kunjungan dari beberapa adventurer sayangnya sampai saat ini tempat wisata ini masih belum terjamah dan mulai dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah setempat, bahkan lahan parkir pun pengunjung perlu menitipkan kendaraan pada warga sekitar.

Rute menuju air terjun Watu Lawang ini masih ada dalam satu jalur dengan jalan raya menuju wisata gunung Bromo dari arah Probolinggo. Ketika wisatawan sampai di dekat SMKN 1 Sukapura, wisatawan akan menemukan sebuah gang kecil disebelahnya. Dan seperti yang disampaikan tadi, para pengunjung harus menitipkan kendaraan pada masyarakat didekat kawasan tersebut. Perjalanan kemudian akan dilanjutkan dengan pola perjalanan menurun untuk menyusuri pinggiran sungai.  Estimasi waktu tempuh dari tempat parkir menuju sungai adalah sekitar 15 – 20 menit tergantung kondisi. Jalan yang akan dilalui merupakan jalan yang biasa dipakai oleh penduduk setempat apabila akan menuruni sungai. Apabila pengunjung menyusuri searah arus sungai, pengunjung akan menemui air terjun kecil yang dinamakan Triban.

doc.google

Nah setelah beberapa menit kemudian para pengunjung akan dipertemukan dengan sebuah air terjun lagi yang tidak terlalu besar. Biasanya, masyarakat menyebutnya dengan nama air terjun Kedung Amis.  Sesudahnya, para pengunjung akan bertemu dengan persimpangan atau pertemuan antara dua sungai dimana jika memilih ke arah kiri merupakan jalan menuju air terjun tujuan (Watu Lawang) namun jika kekanan arah menuju air terjun Sumber Pakis.

Setelah dari sana, pengunjung akan mendapati sesuatu yang menyerupai jempatan. Dan masyarakat setempat menyebutnya dengan nama “Lawang”, di balik tebing tersebut barulah pengunjung akan mendapati Air Terjun Watu Lawang.

Pengunjung sangat disarankan untuk mengunjungi tempat ini pada pagi hari, agar kembali pulang tidak terlalu sore. Selain itu pula, pengunjung disarankan agar tidak mengunjungi tempat ini dikala hujan atau suhu udara sedang lembab. Karena sangat dikhawatirkan debit air meningkat serta kondisi medan yang licin juga daerah sekitar yang masih berupa tanah, rawan terjadi longsor.

Nah, untuk benar-benar masuk dan menikmati air terjun Watu Lawang ini, kamu tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis. Tapi tetap harus tertib dan jaga kebersihan lingkungan sekitar ya. Jangan lupa membawa kamera karena sangat banyak spot-spot indah disepanjang pertualangan menuju tempat wisata ini.

 

 

Ini 7 Tempat Ngabuburit Asyik di Jakarta, Depok, Jogja, dan Bandung

Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa paling enak memang jalan-jalan sambil mencari jajanan atau takjil berbuka ya Ladies. Ladies.id punya beberapa rekomendasi tempat asyik di Jakarta, Depok, Jogja, dan Bandung. Berikut ini listnya!

Jakarta

  1. Pasar Bendungan Hilir
via: sindonews.com

Kalau kamu mau ngabuburit sambil hunting jajanan pasar, Pasar Bendungan Hilir adalah tempat yang tepat. Meskipun tempat ini selalu berhasil bikin macet jalanan sekitarnya, tapi kamu bisa menemukan jajanan pasar apa saja, bahkan jajanan pasar yang sudah langka. Selain jajanan pasar, ada pula beberapa restoran yang menjual makanan berat, seperti masakan Padang, dan lauk pauk lainnya.

2. Jalan Sabang

via: google.images

Jalan Sabang juga merupakan salah satu tempat di Jakarta yang akan ramai dikunjungi menjelang waktu berbuka puasa. Ngabuburit di Jalan Sabang kamu juga bisa mencari santapan untuk berbuka puasa. Walaupun tidak selengkap di Pasar Benhil, di Jalan Sabang juga banyak terdapat penjual makanan yang berjejer sepanjang jalan.

3. Pasar Santa

via: google.images

Tempat yang satu ini merupakan salah satu tempat favorit anak muda di Jakarta untuk ngabuburit. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai makanan kekinian yang juga pas untuk dijadikan menu berbuka. Asyiknya lagi, di Pasar Santa, kamu bisa mengadakan acara buka puasa bersama teman-teman, karena disini disediakan kursi dan meja untuk makan.

Depok

4. Masjid Kubah Emas

via: dream.co.id

Masjid Dian Al Mahri atau terkenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas merupakan salah satu tempat favorit masyarakat Depok untuk ngabuburit. Masjid yang berlokasi di Jalan Raya Meruyung, Limo, Depok ini memang menjadi tempat wisata religi yang sering dikunjungi masyarakat untuk melihat kemegahan masjid beserta kubah emasnya. Selama bulan puasa, Masjid Kubah Emas tetap dibuka untuk umum. Banyak masyarakat yang datang untuk beribadah, ataupun berfoto-foto sambil menunggu waktu berbuka.

Jogja

5. Jalan Kaliurang

via: google.images

Setiap bulan ramadhan tiba, Jalan Kaliurang akan berubah menjadi pasar dadakan. Kamu bisa menemukan berbagai jajanan pasar dan makanan khas bulan ramadhan. Lebih serunya lagi, di pasar dadakan Jalan Kaliurang ini kamu juga bisa menemukan jajanan luar negeri seperti burger, hotdog, dan lainnya. Harga makanan disini pun murah-murah.

Bandung

6. Masjid Raya Bandung dan Alun-alun Kota Bandung

via: google.images

Masjid Raya Bandung beserta alun-alun Kota Bandung adalah tempat yang wajib kamu kunjungi untuk ngabuburit. Kamu bisa menghabiskan waktu bersama teman, dan keluarga untuk menikmati pemandangan kota Bandung. Anak-anak kecil juga bisa bermain bola di rumput sintetis di halaman Masjid Raya Bandung. Setiap bulan ramadhan, DKM Masjid Raya Bandung akan menyiapkan takjil untuk pengunjung berbuka.

7. Jalan Braga

via: google.images

Jalan Braga memang terkenal sebagai tempat favorit masyarakat Bandung sejak dulu. Salah satu ikon Kota Bandung ini banyak dijadikan spot berfoto oleh masyarakat. Berbagai cafe dan tempat belanja juga tersedia di Jalan Braga. Dijamin, kamu nggak akan bosan deh jalan-jalan di Braga.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi tempat ngabuburit asyik di berbagai kota. Sudah tahu mau ngabuburit kemana Ladies?

Tempat Hangout Kekinian, Hamur Dieng Malang

Ladies, jangan bingung cari tempat hangout kalau lagi di Malang. Ada kafe kekinian yang bisa kamu kunjungi bersama teman, kolega, komunitas, ataupun pacar. Hamur Dieng adalah salah satu kafe hits di Malang yang buka sejak bulan November 2017 lalu. Hamur Dieng memiliki konsep kafe rumahan yang terdiri dari beberapa ruangan, kamar mandi, tempat bermain anak-anak, hingga pekarangan yang cukup luas.

Hamur Dieng juga banyak digunakan sebagai tempat bekerja, lho. Suasananya yang asri dan homey membuat siapapun menjadi betah berlama-lama berada di kafe ini. Selain terkenal sebagai kafe yang penuh dengan spot yang instagramable, Hamur Dieng Malang juga terkenal dengan kafe perpustakaannya. Ada banyak koleksi buku yang bisa kamu baca di sini Ladies.

Kafe yang terletak di Jalan Raya Dieng Atas No.26, Malang ini juga menyajikan berbagai menu makanan dan minuman yang bisa kamu nikmati bersama teman dan sahabat. Ada makanan ringan seperti risoles, kentang goreng, hingga berbagai menu kopi tersedia di Hamur Dieng, yang tentunya dengan harga murah.

Bila kamu ingin berkunjung ke Hamur Dieng, catat jam bukanya ya. Hamur Dieng buka setiap hari dari pukul 3 sore hingga 11 malam. Selamat bersenang-senang di Malang!

Berkunjung Ke Banyuwangi, Jangan Lupa Coba Kuliner Khas Ini!

Salah satu agenda wajib pada saat berwisata ke kota lain adalah wisata kuliner. Setiap daerah pasti memiliki kuliner khasnya masing-masing, tak terkecuali dengan Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki banyak kuliner khas yang beberapa diantaranya tidak bisa ditemukan di tempat lain. Apa saja ya?

  1. Rujak Soto
source: google.images

Kuliner yang satu ini adalah salah satu kuliner khas Banyuwangi yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Rujak soto adalah perpaduan rujak sayur yang disiram dengan kuah soto dan ditambahkan daging serta babat. Rujak soto juga sangat cocok bila dimakan dengan lontong.

2. Sego Cawuk

source: google.images

Sego cawuk adalah kuliner khas Banyuwangi yang merupakan campuran nasi putih dan ditambahkan parutan kelapa dan pipilan jagung bakar pedas, biasa disebut dengan gecok. Sego cawuk juga bisa ditambahkan kuah pindang yang gurih serta beberapa menu pelengkap lainnya seperti telur pindang, atau pepes ikan.

3. Sego Tempong

source: google.images

Dari namanya yaitu tempong yang berarti menampar, kuliner khas Banyuwangi yang satu ini cocok untuk kamu yang suka makanan pedas. Sego tempong adalah nasi putih yang disajikan dengan sayur-sayuran rebus yang dicampur dengan sambal tempong yang pedas. Untuk pilihan lauknya, kamu bisa pilih ikan asin, telur dadar, ayam goreng, atau yang lainnya.

4. Pecel Pitik

source: google.images

Kuliner khas Banyuwangi yang satu ini adalah yang paling sering diburu wisatawan bila berkunjung ke Banyuwangi. Dahulu pecel pitik hanya bisa dijumpai bila ada acara adat, namun sekarang sudah banyak masyarakat yang menjual pecel pitik. Potongan ayam kampung yang disuwir-suwir, lalu ditaburi dengan parutan kelapa muda yang sudah dibumbui.

5. Pecel Rawon

source: google.images

Pecel rawon berbeda dengan nasi rawon. Jika nasi rawon adalah campuran nasi dengan kuah hitam rawon dan daging yang dipotong kecil-kecil, pecel rawon adalah campuran nasi dengan pecel sayuran yang lengkap. Perpaduan rasanya yang unik membuat pecel rawon menjadi kuliner khas Banyuwangi yang wajib kamu coba.

6. Pindang Koyong

source: google.images

Sensasi rasa pedas dan asam yang sangat khas dapat kamu rasakan dengan mencoba pindang koyong. Pindang koyong berisikan ikan pindang dengan kuah bening dan potongan belimbing sayur yang menghasilkan rasa asam segar, dan cabai rawit yang memberikan sensasi pedas menggigit.

7. Botok Tawon

source: google.images

Nah, kuliner khas Banyuwangi yang satu ini juga merupakan kuliner unik. Botok tawon terbuat dari sarang tawon atau lebah yang dibungkus dengan daun pisang untuk kemudian dikukus. Bumbunya cabai, gula merah, asam, tomat, dan bawang merah.

Itulah 7 kuliner khas Banyuwangi yang wajib kamu coba bila berkunjung ke sana!

 

Air Terjun Kembar Dengan 2 Karakter Berbeda, Curug Cigamea Bogor

Curug dengan air terjun tunggal mungkin sudah biasa kamu jumpai, tapi curug dengan air terjun kembar? Curug Cigamea Bogor merupakan salah satu dari sekian banyak curug yang berada di Kota Bogor. Curug yang satu ini berbeda dengan curug lainnya, karena curug ini memiliki 2 air terjun atau biasa disebut air terjun kembar dengan 2 karakter yang berbeda. Lokasi Curug Cigamea berada di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah.

source: google.images

Air terjun yang pertama memiliki karakteristik tebing bebatuan yang curam dengan nuansa yang lebih gelap. Air terjun pertama ini terletak tidak jauh dari pintu masuk Curug Cigamea Bogor. Sedangkan air terjun kedua berjarak 30 m dari air terjun pertama. Meskipun agak jauh, namun air terjun kedua ini lebih landai dan bisa digunakan untuk berenang.

source: google.images

Selain disuguhkan dengan keindahan air terjun kembarnya, jika berkunjung ke Curug Cigamea Bogor kamu juga bisa melihat kawanan monyet yang dengan bebas berkeliaran di hutan sekitar curug. Meskipun disebut tidak membahayakan, namun kamu juga tetap harus berhati-hati dan jangan mengganggu monyet-monyet itu, ya!

Untuk menuju ke Curug Cigamea Bogor, jalur yang harus ditempuh tidaklah sulit. Kamu bisa menaiki kendaraan pribadi seperti motor, mobil, ataupun kendaraan umum seperti angkot, dan bus.

Harga tiket masuk Curug Cigamea Bogor juga sangat murah, hanya Rp 7.000 saja. Sedangkan tiket masuk Kawasan Wisata Gunung Salak Endah sebesar Rp 10.000.

 

Taman Sakura Cibodas, Sensasi Jepang Yang Ada di Kota Bogor

Sekarang kalau kamu ingin melihat bunga sakura, nggak perlu jauh-jauh ke Jepang, Ladies! Di Kota Bogor, ada taman dengan sensasi Jepang yang lengkap dengan keindahan bunga sakuranya. Taman Sakura Cibodas nama tempatnya.

Source: pinterest

Berlokasi di Kebun Raya Cibodas, taman bunga yang sejuk ini memiliki 7 jenis bunga sakura, yakni prunus cerasoides, prunus yamasakura, prunus yedeonsis, prunus sp, prunus iannesiana, prunus costata, dan prunus arborea. 

source: google.images

Taman Sakura Cibodas mulai beroperasi sejak 2006 lalu dan kini sudah menjadi taman bunga wisata yang cukup legendaris di daerah Bogor. Nuansa hijau asri dengan sentuhan nuansa merah muda khas bunga sakura yang sedang mekar, membuat pemandangan menjadi sangat indah. Sungguh memanjakan mata. Tak heran, jika Taman Sakura Cibodas ini juga sering dijadikan lokasi foto pre-wedding.

 

Jika kamu ingin berkunjung ke Taman Sakura Cibodas, bulan Januari hingga Februari, atau Juli hingga Agustus adalah waktu yang tepat. Pada periode bulan tersebut, bunga-bunga sakura akan mekar dengan sempurna, dan warna yang dihasilkan pun akan sangat cantik.

Bunga-bunga sakura yang berada di Taman Sakura Cibodas ditanam dan dikembang biakkan dengan menggunakan proses cangkok. Udara Kota Bogor yang sejuk menjadi udara yang pas untuk bunga-bunga sakura ini tumbuh.

Harga tiket masuk Taman Sakura Cibodas sangatlah murah, hanya Rp 9.000 saja. Namun jangan lupa untuk menjaga kebersihan taman ya, Ladies!

Menengok Ikon Kota Bogor di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu

Kota Bogor sebagai tetangga terdekat dari Jakarta, merupakan kota yang memiliki berbagai ikon. Selain kujang dan Istana Bogor, kota yang juga berjuluk sebagai Kota Hujan ini juga memiliki hewan yang ikonik, yakni rusa. Ikon Kota Bogor yang satu ini selain dapat kamu jumpai di halaman Istana Bogor, tempat lainnya yang dapat kamu kunjungi untuk melihat rusa adalah di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu.

Source: google.images

Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu merupakan taman penangkaran rusa yang dikelola oleh Perhutani. Selain dapat dijadikan tempat berwisata alam yang menyenangkan, taman penangkaran ini juga bisa dijadikan tempat wisata edukasi.

Rusa yang terdapat di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu ini merupakan jenis rusa yang berasal dari Pulau Jawa dan Bali. Jenis rusa seperti rusa totol, rusa timor, dan rusa bawean, dapat kamu jumpai disini. Rusa-rusa ini bebas berkeliaran di padang rumput hijau yang menyerupai kawasan hutan yang terawat. Taman penangkaran ini memang sengaja di desain menyerupai habitat asli para rusa.

Source: travelnesia

Untuk dapat masuk ke padang rumput, kamu harus melewati jembatan gantung sepanjang 500 meter. Moment di jembatan gantung ini juga dapat kamu abadikan dalam bentuk foto, karena pemandangannya yang sangat indah. Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu memang sering dijadikan lokasi hunting foto karena suasana alamnya yang masih sangat asri dan hijau. Tak jarang, rusa-rusa disini pun mendadak menjadi foto model.

Source: google.images

Selain taman penangkaran, di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu kamu juga bisa melakukan aktivitas lainnya, seperti outbond, menikmati air terjun, atau bersantai-santai sambil menikmati snack dan minuman ringan bersama keluarga.

Harga tiket masuk Penangkaran Giri Jaya Cariu hanya Rp 8.000/orang. Jika kamu ingin memberi makan rusa, disana juga disediakan paket makanan yang bisa kamu beli dengan harga Rp 5.000. Biaya parkir untuk motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5000. Sedangkan untuk jam buka Penangkaran Rusa Cariu Kabupaten Bogor dibuka setiap hari mulai dari pukul 07.00 pagi – 16.00 sore.