Minat Sama yang Cantik? Pulau Gili Ketapang Siap Suguhkan yang Cantik dan Anti Bosan

Banyak orang atau traveler yang beranggapan dan pastinya paham bahwa Pulau Gili adanya di Lombok. Bener sih dan memang banyak destinasi wisata di sana. Tapi, apakah kamu pernah dengar mengenai Pulau Gili Ketapang? Pulau yang secara administratif masih masuk ke Kabupaten Probolinggo ini merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di antara pulau Jawa dan Madura. Dari Pelabuhan Tanjung Tembaga, jaraknya 5 mil di tengah laut. Mitos masyarakat yang mengatakan bahwa pulau tersebut bergerak sendiri ke tengah laut menjadi sebuah cerita yang melatar belakangi menariknya pulau ini untuk dikunjungi, karena pada mulanya, tentu saja pulau ini berlokasi di satu wilayah yang sama dengan daratan yang ada di Desa Ketapang. Setelah peristiwa meletusnya Gunung Semeru, daratan yang ada di Desa Ketapang terbelah dan terpisah, salah satu daratan yang terpisah membentuk pulau kecil, salah satunya Pulau Gili Ketapang. Setelah terpisah dari daratan yang sama, pada mulanya pulau itu memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dari daratan Desa Ketapang. Namun semakin lama pulau tersebut bergerak sejauh 5 mil. Di pulau seluas 68 hektar tersebut dihuni sekitar 7.900 jiwa yang kebanyakan merupakan suku Madura. Jadi bahasa Madura menjadi bahasa sehari-hari di sana.

doc.special

Pulau yang tepat berada di Desa Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Provinsi Jawa Timur ini memiliki rute penyebrangan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga. Durasi yang dibutuhkan untuk penyebrangan ini kurang lebih satu jam. Lokasinya yang cukup terpencil dan sedikit butuh perjuangan untuk sampai di sana membuat belum banyak sekali wisatawan atau orang luar daerah mengunjungi pulai kecil nan cantik ini. Pulau dengan ombak yang tenang dan dilengkapi hamparan pasir putih yang membentang luas ini juga dihias dengan luasnya bentangan air laut yang nampak biru dan jernih. Di tambah lagi, warga setempat yang sangat ramah membuat pulau ini terasa nyaman dan menyenangkan untuk dikunjungi.

doc.special

Walaupun kondisi keasriannya masih terjaga, namun masalah klasik akan suatu tempat wisata agaknya masih perlu perhatian. Karenanya jangan kaget apabila menemukan beberapa titik pinggir pantai yang di penuhi oleh sampah dan banyaknya kambing peliharaan warga yang berkeliaran secara bebas. Kemungkinan besar menurut warga setempat, kondisi ini memang terjadi karena merupakan kebiasaan dan kurangnya kesadaran masyarakat setempat di wilayang Desa Ketapang.

google image

 

Nah, walaupun dengan kondisi yang seperti itu. Kamu tetap bisa melakukan perjalanan kesana karena untuk wilayah air dan laut cukup boleh diacungi jempol mengenai kebersihannya. Air laut masih sangat biru dan tidak terlalu dalam sehingga cocok untuk kegiatan snorkeling dan berenang. Lebih spesialnya lagi, di sini juga kamu bisa bertamu ke rumah ikan Nemo karena banyak sekali terdapat anemon laut. Tuh kan, menarik banget ya.

Tetap menjadi wisatawan yang tertib dan cerdas untuk menjaga kebersihan lingkungan yaa, kamu bisa lho jadi contoh buat warga sekitar bahwa lingkungan yang bersih itu nyaman untuk ditempati. Enggak kalah dong dari gili-gili lainnya.

 

 

Yuk Larutkan Kepenatan, Main Basah-Basahan di Air Terjun Watu Lawang

Melipir sedikit meninggalkan keramaian kota dan rutinitas, yuk kita mampir-mampir ke Probolinggo dan siap berbasah-basah ria! Tempat wisata ini berlokasi di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Destinasi wisata berikut memang belum banyak diketahui keberadaannya oleh para wisatawan.

Disamping karena kurangnya sosialisasi dan promosi, destinasi wisata ini berada pada tempat terpencil dan cukup tersembunyi. Serta tentunya membutuhkan tenaga, kesabaran juga jiwa petualang yang cukup untuk bisa menemukan wisata air terjun Watu Lawang Probolinggo karena medan perjalanan yang bisa dibilang cukup banyak butuh perjuangan. Eits, tapi jangan khawatir karena begitu sampai di tujuan, semua perjuangan dan kelelahan saat menuju tempat wisata akan terasa terbayar lunas.

Dinamakan Watu Lawang karena tempat wisata alam ini berada diantara kanan kiri tebing yang tinggi menjulang, dan pada saat wisatawan akan memasuki tempat ini, wisatawan akan menemukan semacam pintu masuk atau orang jawa biasa menyebutnya dengan “Lawang”. Sehingga masyarakat sekitar menamakan tempat ini sebagai “Watu Lawang”. Walaupun sudah mulai mendapat kunjungan dari beberapa adventurer sayangnya sampai saat ini tempat wisata ini masih belum terjamah dan mulai dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah setempat, bahkan lahan parkir pun pengunjung perlu menitipkan kendaraan pada warga sekitar.

Rute menuju air terjun Watu Lawang ini masih ada dalam satu jalur dengan jalan raya menuju wisata gunung Bromo dari arah Probolinggo. Ketika wisatawan sampai di dekat SMKN 1 Sukapura, wisatawan akan menemukan sebuah gang kecil disebelahnya. Dan seperti yang disampaikan tadi, para pengunjung harus menitipkan kendaraan pada masyarakat didekat kawasan tersebut. Perjalanan kemudian akan dilanjutkan dengan pola perjalanan menurun untuk menyusuri pinggiran sungai.  Estimasi waktu tempuh dari tempat parkir menuju sungai adalah sekitar 15 – 20 menit tergantung kondisi. Jalan yang akan dilalui merupakan jalan yang biasa dipakai oleh penduduk setempat apabila akan menuruni sungai. Apabila pengunjung menyusuri searah arus sungai, pengunjung akan menemui air terjun kecil yang dinamakan Triban.

doc.google

Nah setelah beberapa menit kemudian para pengunjung akan dipertemukan dengan sebuah air terjun lagi yang tidak terlalu besar. Biasanya, masyarakat menyebutnya dengan nama air terjun Kedung Amis.  Sesudahnya, para pengunjung akan bertemu dengan persimpangan atau pertemuan antara dua sungai dimana jika memilih ke arah kiri merupakan jalan menuju air terjun tujuan (Watu Lawang) namun jika kekanan arah menuju air terjun Sumber Pakis.

Setelah dari sana, pengunjung akan mendapati sesuatu yang menyerupai jempatan. Dan masyarakat setempat menyebutnya dengan nama “Lawang”, di balik tebing tersebut barulah pengunjung akan mendapati Air Terjun Watu Lawang.

Pengunjung sangat disarankan untuk mengunjungi tempat ini pada pagi hari, agar kembali pulang tidak terlalu sore. Selain itu pula, pengunjung disarankan agar tidak mengunjungi tempat ini dikala hujan atau suhu udara sedang lembab. Karena sangat dikhawatirkan debit air meningkat serta kondisi medan yang licin juga daerah sekitar yang masih berupa tanah, rawan terjadi longsor.

Nah, untuk benar-benar masuk dan menikmati air terjun Watu Lawang ini, kamu tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis. Tapi tetap harus tertib dan jaga kebersihan lingkungan sekitar ya. Jangan lupa membawa kamera karena sangat banyak spot-spot indah disepanjang pertualangan menuju tempat wisata ini.

 

 

Ini 7 Tempat Ngabuburit Asyik di Jakarta, Depok, Jogja, dan Bandung

Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa paling enak memang jalan-jalan sambil mencari jajanan atau takjil berbuka ya Ladies. Ladies.id punya beberapa rekomendasi tempat asyik di Jakarta, Depok, Jogja, dan Bandung. Berikut ini listnya!

Jakarta

  1. Pasar Bendungan Hilir
via: sindonews.com

Kalau kamu mau ngabuburit sambil hunting jajanan pasar, Pasar Bendungan Hilir adalah tempat yang tepat. Meskipun tempat ini selalu berhasil bikin macet jalanan sekitarnya, tapi kamu bisa menemukan jajanan pasar apa saja, bahkan jajanan pasar yang sudah langka. Selain jajanan pasar, ada pula beberapa restoran yang menjual makanan berat, seperti masakan Padang, dan lauk pauk lainnya.

2. Jalan Sabang

via: google.images

Jalan Sabang juga merupakan salah satu tempat di Jakarta yang akan ramai dikunjungi menjelang waktu berbuka puasa. Ngabuburit di Jalan Sabang kamu juga bisa mencari santapan untuk berbuka puasa. Walaupun tidak selengkap di Pasar Benhil, di Jalan Sabang juga banyak terdapat penjual makanan yang berjejer sepanjang jalan.

3. Pasar Santa

via: google.images

Tempat yang satu ini merupakan salah satu tempat favorit anak muda di Jakarta untuk ngabuburit. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai makanan kekinian yang juga pas untuk dijadikan menu berbuka. Asyiknya lagi, di Pasar Santa, kamu bisa mengadakan acara buka puasa bersama teman-teman, karena disini disediakan kursi dan meja untuk makan.

Depok

4. Masjid Kubah Emas

via: dream.co.id

Masjid Dian Al Mahri atau terkenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas merupakan salah satu tempat favorit masyarakat Depok untuk ngabuburit. Masjid yang berlokasi di Jalan Raya Meruyung, Limo, Depok ini memang menjadi tempat wisata religi yang sering dikunjungi masyarakat untuk melihat kemegahan masjid beserta kubah emasnya. Selama bulan puasa, Masjid Kubah Emas tetap dibuka untuk umum. Banyak masyarakat yang datang untuk beribadah, ataupun berfoto-foto sambil menunggu waktu berbuka.

Jogja

5. Jalan Kaliurang

via: google.images

Setiap bulan ramadhan tiba, Jalan Kaliurang akan berubah menjadi pasar dadakan. Kamu bisa menemukan berbagai jajanan pasar dan makanan khas bulan ramadhan. Lebih serunya lagi, di pasar dadakan Jalan Kaliurang ini kamu juga bisa menemukan jajanan luar negeri seperti burger, hotdog, dan lainnya. Harga makanan disini pun murah-murah.

Bandung

6. Masjid Raya Bandung dan Alun-alun Kota Bandung

via: google.images

Masjid Raya Bandung beserta alun-alun Kota Bandung adalah tempat yang wajib kamu kunjungi untuk ngabuburit. Kamu bisa menghabiskan waktu bersama teman, dan keluarga untuk menikmati pemandangan kota Bandung. Anak-anak kecil juga bisa bermain bola di rumput sintetis di halaman Masjid Raya Bandung. Setiap bulan ramadhan, DKM Masjid Raya Bandung akan menyiapkan takjil untuk pengunjung berbuka.

7. Jalan Braga

via: google.images

Jalan Braga memang terkenal sebagai tempat favorit masyarakat Bandung sejak dulu. Salah satu ikon Kota Bandung ini banyak dijadikan spot berfoto oleh masyarakat. Berbagai cafe dan tempat belanja juga tersedia di Jalan Braga. Dijamin, kamu nggak akan bosan deh jalan-jalan di Braga.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi tempat ngabuburit asyik di berbagai kota. Sudah tahu mau ngabuburit kemana Ladies?

Tempat Hangout Kekinian, Hamur Dieng Malang

Ladies, jangan bingung cari tempat hangout kalau lagi di Malang. Ada kafe kekinian yang bisa kamu kunjungi bersama teman, kolega, komunitas, ataupun pacar. Hamur Dieng adalah salah satu kafe hits di Malang yang buka sejak bulan November 2017 lalu. Hamur Dieng memiliki konsep kafe rumahan yang terdiri dari beberapa ruangan, kamar mandi, tempat bermain anak-anak, hingga pekarangan yang cukup luas.

Hamur Dieng juga banyak digunakan sebagai tempat bekerja, lho. Suasananya yang asri dan homey membuat siapapun menjadi betah berlama-lama berada di kafe ini. Selain terkenal sebagai kafe yang penuh dengan spot yang instagramable, Hamur Dieng Malang juga terkenal dengan kafe perpustakaannya. Ada banyak koleksi buku yang bisa kamu baca di sini Ladies.

Kafe yang terletak di Jalan Raya Dieng Atas No.26, Malang ini juga menyajikan berbagai menu makanan dan minuman yang bisa kamu nikmati bersama teman dan sahabat. Ada makanan ringan seperti risoles, kentang goreng, hingga berbagai menu kopi tersedia di Hamur Dieng, yang tentunya dengan harga murah.

Bila kamu ingin berkunjung ke Hamur Dieng, catat jam bukanya ya. Hamur Dieng buka setiap hari dari pukul 3 sore hingga 11 malam. Selamat bersenang-senang di Malang!

Berkunjung Ke Banyuwangi, Jangan Lupa Coba Kuliner Khas Ini!

Salah satu agenda wajib pada saat berwisata ke kota lain adalah wisata kuliner. Setiap daerah pasti memiliki kuliner khasnya masing-masing, tak terkecuali dengan Banyuwangi. Kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki banyak kuliner khas yang beberapa diantaranya tidak bisa ditemukan di tempat lain. Apa saja ya?

  1. Rujak Soto
source: google.images

Kuliner yang satu ini adalah salah satu kuliner khas Banyuwangi yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Rujak soto adalah perpaduan rujak sayur yang disiram dengan kuah soto dan ditambahkan daging serta babat. Rujak soto juga sangat cocok bila dimakan dengan lontong.

2. Sego Cawuk

source: google.images

Sego cawuk adalah kuliner khas Banyuwangi yang merupakan campuran nasi putih dan ditambahkan parutan kelapa dan pipilan jagung bakar pedas, biasa disebut dengan gecok. Sego cawuk juga bisa ditambahkan kuah pindang yang gurih serta beberapa menu pelengkap lainnya seperti telur pindang, atau pepes ikan.

3. Sego Tempong

source: google.images

Dari namanya yaitu tempong yang berarti menampar, kuliner khas Banyuwangi yang satu ini cocok untuk kamu yang suka makanan pedas. Sego tempong adalah nasi putih yang disajikan dengan sayur-sayuran rebus yang dicampur dengan sambal tempong yang pedas. Untuk pilihan lauknya, kamu bisa pilih ikan asin, telur dadar, ayam goreng, atau yang lainnya.

4. Pecel Pitik

source: google.images

Kuliner khas Banyuwangi yang satu ini adalah yang paling sering diburu wisatawan bila berkunjung ke Banyuwangi. Dahulu pecel pitik hanya bisa dijumpai bila ada acara adat, namun sekarang sudah banyak masyarakat yang menjual pecel pitik. Potongan ayam kampung yang disuwir-suwir, lalu ditaburi dengan parutan kelapa muda yang sudah dibumbui.

5. Pecel Rawon

source: google.images

Pecel rawon berbeda dengan nasi rawon. Jika nasi rawon adalah campuran nasi dengan kuah hitam rawon dan daging yang dipotong kecil-kecil, pecel rawon adalah campuran nasi dengan pecel sayuran yang lengkap. Perpaduan rasanya yang unik membuat pecel rawon menjadi kuliner khas Banyuwangi yang wajib kamu coba.

6. Pindang Koyong

source: google.images

Sensasi rasa pedas dan asam yang sangat khas dapat kamu rasakan dengan mencoba pindang koyong. Pindang koyong berisikan ikan pindang dengan kuah bening dan potongan belimbing sayur yang menghasilkan rasa asam segar, dan cabai rawit yang memberikan sensasi pedas menggigit.

7. Botok Tawon

source: google.images

Nah, kuliner khas Banyuwangi yang satu ini juga merupakan kuliner unik. Botok tawon terbuat dari sarang tawon atau lebah yang dibungkus dengan daun pisang untuk kemudian dikukus. Bumbunya cabai, gula merah, asam, tomat, dan bawang merah.

Itulah 7 kuliner khas Banyuwangi yang wajib kamu coba bila berkunjung ke sana!

 

Air Terjun Kembar Dengan 2 Karakter Berbeda, Curug Cigamea Bogor

Curug dengan air terjun tunggal mungkin sudah biasa kamu jumpai, tapi curug dengan air terjun kembar? Curug Cigamea Bogor merupakan salah satu dari sekian banyak curug yang berada di Kota Bogor. Curug yang satu ini berbeda dengan curug lainnya, karena curug ini memiliki 2 air terjun atau biasa disebut air terjun kembar dengan 2 karakter yang berbeda. Lokasi Curug Cigamea berada di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah.

source: google.images

Air terjun yang pertama memiliki karakteristik tebing bebatuan yang curam dengan nuansa yang lebih gelap. Air terjun pertama ini terletak tidak jauh dari pintu masuk Curug Cigamea Bogor. Sedangkan air terjun kedua berjarak 30 m dari air terjun pertama. Meskipun agak jauh, namun air terjun kedua ini lebih landai dan bisa digunakan untuk berenang.

source: google.images

Selain disuguhkan dengan keindahan air terjun kembarnya, jika berkunjung ke Curug Cigamea Bogor kamu juga bisa melihat kawanan monyet yang dengan bebas berkeliaran di hutan sekitar curug. Meskipun disebut tidak membahayakan, namun kamu juga tetap harus berhati-hati dan jangan mengganggu monyet-monyet itu, ya!

Untuk menuju ke Curug Cigamea Bogor, jalur yang harus ditempuh tidaklah sulit. Kamu bisa menaiki kendaraan pribadi seperti motor, mobil, ataupun kendaraan umum seperti angkot, dan bus.

Harga tiket masuk Curug Cigamea Bogor juga sangat murah, hanya Rp 7.000 saja. Sedangkan tiket masuk Kawasan Wisata Gunung Salak Endah sebesar Rp 10.000.

 

Taman Sakura Cibodas, Sensasi Jepang Yang Ada di Kota Bogor

Sekarang kalau kamu ingin melihat bunga sakura, nggak perlu jauh-jauh ke Jepang, Ladies! Di Kota Bogor, ada taman dengan sensasi Jepang yang lengkap dengan keindahan bunga sakuranya. Taman Sakura Cibodas nama tempatnya.

Source: pinterest

Berlokasi di Kebun Raya Cibodas, taman bunga yang sejuk ini memiliki 7 jenis bunga sakura, yakni prunus cerasoides, prunus yamasakura, prunus yedeonsis, prunus sp, prunus iannesiana, prunus costata, dan prunus arborea. 

source: google.images

Taman Sakura Cibodas mulai beroperasi sejak 2006 lalu dan kini sudah menjadi taman bunga wisata yang cukup legendaris di daerah Bogor. Nuansa hijau asri dengan sentuhan nuansa merah muda khas bunga sakura yang sedang mekar, membuat pemandangan menjadi sangat indah. Sungguh memanjakan mata. Tak heran, jika Taman Sakura Cibodas ini juga sering dijadikan lokasi foto pre-wedding.

 

Jika kamu ingin berkunjung ke Taman Sakura Cibodas, bulan Januari hingga Februari, atau Juli hingga Agustus adalah waktu yang tepat. Pada periode bulan tersebut, bunga-bunga sakura akan mekar dengan sempurna, dan warna yang dihasilkan pun akan sangat cantik.

Bunga-bunga sakura yang berada di Taman Sakura Cibodas ditanam dan dikembang biakkan dengan menggunakan proses cangkok. Udara Kota Bogor yang sejuk menjadi udara yang pas untuk bunga-bunga sakura ini tumbuh.

Harga tiket masuk Taman Sakura Cibodas sangatlah murah, hanya Rp 9.000 saja. Namun jangan lupa untuk menjaga kebersihan taman ya, Ladies!

Menengok Ikon Kota Bogor di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu

Kota Bogor sebagai tetangga terdekat dari Jakarta, merupakan kota yang memiliki berbagai ikon. Selain kujang dan Istana Bogor, kota yang juga berjuluk sebagai Kota Hujan ini juga memiliki hewan yang ikonik, yakni rusa. Ikon Kota Bogor yang satu ini selain dapat kamu jumpai di halaman Istana Bogor, tempat lainnya yang dapat kamu kunjungi untuk melihat rusa adalah di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu.

Source: google.images

Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu merupakan taman penangkaran rusa yang dikelola oleh Perhutani. Selain dapat dijadikan tempat berwisata alam yang menyenangkan, taman penangkaran ini juga bisa dijadikan tempat wisata edukasi.

Rusa yang terdapat di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu ini merupakan jenis rusa yang berasal dari Pulau Jawa dan Bali. Jenis rusa seperti rusa totol, rusa timor, dan rusa bawean, dapat kamu jumpai disini. Rusa-rusa ini bebas berkeliaran di padang rumput hijau yang menyerupai kawasan hutan yang terawat. Taman penangkaran ini memang sengaja di desain menyerupai habitat asli para rusa.

Source: travelnesia

Untuk dapat masuk ke padang rumput, kamu harus melewati jembatan gantung sepanjang 500 meter. Moment di jembatan gantung ini juga dapat kamu abadikan dalam bentuk foto, karena pemandangannya yang sangat indah. Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu memang sering dijadikan lokasi hunting foto karena suasana alamnya yang masih sangat asri dan hijau. Tak jarang, rusa-rusa disini pun mendadak menjadi foto model.

Source: google.images

Selain taman penangkaran, di Penangkaran Rusa Giri Jaya Cariu kamu juga bisa melakukan aktivitas lainnya, seperti outbond, menikmati air terjun, atau bersantai-santai sambil menikmati snack dan minuman ringan bersama keluarga.

Harga tiket masuk Penangkaran Giri Jaya Cariu hanya Rp 8.000/orang. Jika kamu ingin memberi makan rusa, disana juga disediakan paket makanan yang bisa kamu beli dengan harga Rp 5.000. Biaya parkir untuk motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5000. Sedangkan untuk jam buka Penangkaran Rusa Cariu Kabupaten Bogor dibuka setiap hari mulai dari pukul 07.00 pagi – 16.00 sore.

Curug Bidadari Sentul Paradise Park, Wisata Singkat Tak Jauh Dari Ibukota

Ingin berwisata singkat yang tak jauh dari Ibukota? Curug Bidadari Sentul Paradise Park bisa jadi pilihan kamu Ladies! Curug yang berlokasi tidak jauh dari Jakarta ini, tepatnya di kawasan Sentul Paradise Park, Bogor, Jawa Barat, merupakan salah satu tempat wisata populer di daerah Bogor. Suasana yang asri dan alami, dengan deburan air terjun setinggi 75 meter ini membuat pikiran dan hati menjadi rileks kembali. Untuk menuju ke air terjun Curug Bidadari Sentul Paradise Park ini, terdapat jembatan panjang yang tidak jauh dari area parkir, sehingga memudahkan pengunjung untuk sampai.

Source: google.images

Curug Bidadari Sentul Paradise Park menjadi pilihan banyak wisatawan karena selain terdapat air terjun, disini juga terdapat kolam pemandian dan berbagai sarana hiburan lainnya, seperti flying fox, perahu, permainan air, dan lain sebagainya. Akses menuju kawasan Curug Bidadari Sentul Paradise Park juga sangat mudah. Dari arah Jakarta, kamu tinggal masuk Tol Jagorawi, kemudian masuk Tol Sentul. Setelahnya, akan ada papan penunjuk menuju Sentul Paradise Park.

Source: google.images

Wisata Curug Bidadari Sentul Paradise Park buka dari pukul 07.30 WIB hingga 17.00 WIB. Jika kamu ingin berkunjung kesini, disarankan pada pagi hari atau sebelum pukul 12 ya Ladies, untuk menghindari parkiran penuh dan waktu yang terlalu sore. Untuk harga tiket masuk Curug Bidadari Sentul Paradise Park, Senin-Jumat Rp.25.000 sedangkan Sabtu-Minggu Rp.30.000.

Source: google.images

Meskipun diwaktu yang singkat, namun berlibur ke Curug Bidadari Sentul Paradise Park dijamin, akan membuat pikiran dan badan kamu segar kembali dan siap untuk bekerja. Yuk, ke Curug Bidadari Sentul Paradise Park!

Mengenal Lebih Dekat, Taman Nasional Ujung Kulon

Tempat wisata yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi ditelinga para traveller ataupun para konservator, ialah Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Berlokasi di barat Pulau Jawa, taman nasional tertua di Indonesia ini resmi menjadi salah satu warisan dunia yang dilindungi pada tahun 1991 oleh UNESCO. Dukungan berupa dana dan teknis pun diberikan oleh UNESCO untuk membantu pengelolaan taman nasional yang juga menjadi habitat dari kurang lebih 60 ekor Badak Jawa ini.

Source: google.images

Sejarah panjang Ujung Kulon turut mewarnai cerita perkembangannya hingga menjadi sebuah taman nasional. Ditemukan pertama kali pada tahun 1846 oleh seorang ahli botani berkebangsaan Jerman, F.Junghun. Perkembangannya pun terus berlanjut hingga yang terbaru pada tahun 2004, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XI Jawa-Madura, melaksanakan rekonstruksi batas Taman Nasional Ujung Kulon di daerah Gunung Honje.

Jika kamu berkunjung ke sini, ada berbagai objek wisata yang bisa kamu kunjungi yang tersebar di area seluas 122.956 hektar. Apa saja, ya?

  1. Pulau Handeulum
Source: google.images

Pulau ini terletak diantara pulau-pulau kecil di ujung timur Semenanjung Ujung Kulon. Disini kamu bisa menikmati pemandangan hutan mangrove yang mengelilingi pulau seluas 220 hektar ini. Ketika pertama kali kamu datang ke pulau ini, kamu akan disambut dengan sekelompok rusa nan eksotis. Tapi, kamu juga harus berhati-hati ya Ladies, karena selain rusa, di pulau ini juga ada satwa lain yang menghuni, yakni ular phyton.

2. Pulau Panaitan

Source: google.images

Jika di ujung timur ada Pulau Handeulum, di ujung barat ada Pulau Panaitan. Nah pulau ini pasti sudah tidak asing lagi bagi para surfer atau peselancar. Ombak di Pulau Panaitan sudah sangat terkenal, bahkan sampai ke internasional lho Ladies!

3. Pulau Peucang

Source: google.images

Pulau ini adalah lokasi yang paling ramai dan paling sering dikunjungi oleh wisatawan di TNUK. Fasilitas di pulau ini sudah sangat mendukung untuk para wisatawan, seperti penginapan, pusat informasi, dermaga, dan lain sebagainya. Disini kamu bisa snorkeling, diving, hingga tracking.

4. Gunung Honje

Source: google.images

Bagi kamu yang hobi mendaki, TNUK juga memiliki wisata dakian yakni di Gunung Honje. Wilayah Gunung Honje juga dikelilingi oleh 19 desa penyangga, yang salah satu desanya yakni Desa Wisata Tamanjaya, merupakan pintu gerbang dari TNUK.

Itulah sekilas tentang Taman Nasional Ujung Kulon dan beberapa objek yang bisa kamu kunjungi. Berwisata tidak hanya sekedar bersenang-senang, tapi juga belajar menghargai dan bersyukur atas karunia Tuhan yang tercermin dari keindahan alam yang ada di muka bumi.