Moko-Moko, Kosmetik Ala Korea Khusus Remaja yang Di Review Para Beauty Vlogger

Ladies, kamu sedang mencari kosmetik? Berbagai macam produk kosmetik mulai dari yang high end sampai drug store kini sudah semakin merajalela, memanjakan para wanita. Salah satu produk kosmetik yang sedang banyak diperbincangkan, bahkan sampai dipuji oleh para beauty vlogger adalah Moko-Moko.

Moko-Moko merupakan produk lokal yang banyak mengadaptasi tren kosmetik ala Korea. Desainnya yang lucu dengan tone warna lembut khas remaja dan harganya yang terjangkau sempat membuat Moko-Moko jarang dilirik oleh para pecinta make up. Namun ternyata, Moko-Moko berhasil membuktikan bahwa kualitas produk lokal tidak kalah bagus dengan produk impor dan high end lho!

Produk Moko-Moko sebagian besar memang diformulasikan khusus untuk kulit remaja sehingga ringan dan sangat wearable. Moko-Moko kini sudah mengeluarkan beberapa produk seperti BB Cream, Lip Tint, Maskara, Eye Shadow, Gel Eye Liner, Compact Powder dan Facial Wash.

Selain murah dan mudah didapatkan, Moko-Moko juga sudah banyak di review oleh para beauty vlogger lho! Salah satunya adalah beauty vlogger Suhay Salim yang ternyata sangat menyukai produk Moko-Moko!

Review Moko-Moko Suhay Salim

https://www.youtube.com/watch?v=2a928yRVcFY&t=575s

Meme Yang Menggambarkan Ibu, Anak dan Gadget

1. Parenting done right would make both parents and the kid happy! Kalau anak dan Ibu happy, rumah juga jadi adem. Gimana style parenting kamu, Gadgeters?

2. Moms, waktu kecil kita emang lebih sering main tanah daripada anteng di dalem rumah. Tapi jamannya si kecil kita ini udah beda karena adanya gadget. Jadi kamu tipe Ibu yang sebelah kiri atau kanan?

3. Udah siapin snack sama guling untuk nonton kartun Minggu pagi, eh malah berantem gegara gadget. Like buat kamu yang suka begini

4. Ibu-ibu, kita yang waktu kecilnya juga suka sepik jangan kaget kalau anak kita diem-diem begini yaa. Siapa yang pernah mergokin anaknya nyepik, ayo cerita.

5. Sekarang giliran emak-emak berjaya, buibu ayo tag anak-anaknya yang keseringan main gadget bukannya pada ngerjain PR di sini. Hayoooo.

Nah, punya cerita unik antara Moms dan si kecil karena gadget? Yuk share cerita moms di http://bit.ly/konteseyevit, ada hadiah menarik menanti lho!

Mengejutkan! Ini Bahaya Radiasi Layar Gadget yang Mengancam Mata Anak Anda

bahaya radiasi pada mata

Penggunaan gadget bagi anak tentu harus dibatasi oleh anda sebagai orang tua. Karena anak-anak ini lebih rentan terserang berbagai masalah terutama kesehatan mata yang disebabkan karena menatap layar gadget terlalu lama. Hal tersebut diketahui dari adanya suatu penelitian yang dilakukan di Korea Selatan dan telah dipublikasikan oleh jurnal BC Opthalmology. Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktunya untuk bermain gadget dan jarang melakukan aktivitas di luar rumah maka akan cenderung mudah terkena penyakit mata kering.

Penyakit mata kering yang bisa mengancam anak-anak anda ini disebabkan karena seringnya menatap layar gadget sehingga kedipan mata otomatis akan berkurang. Karena kedipan mata yang berkurang itu membuat mata menjadi mudah menguap dan membuat mata jadi kering.

Wajib Tonton:

Penyesalan Seorang Ibu Setelah Memberikan Gadget Kepada Anaknya

Layar gadget yang ukurannya kecil membuat anak-anak harus mendekatkan matanya untuk melihat dengan jarak yang sangat dekat. Sehingga membuat mata menjadi lelah. Dari penyakit mata kering yang ditimbulkan akibat radiasi dari layar gadget tentu dampaknya sangat negatif sekali bagi anak-anak yang mengidapnya. Sehingga membuat penglihatannya menjadi kurang baik, cenderung kabur, mata terasa gatal. Dan efek yang ditimbulkan tentu akan berdampak luas yakni bisa membuat prestasi anak menjadi menurun. Tentunya anda para orang tua tidak menginginkannya bukan?

Para peneliti meyakini bahwa penyakit mata kering pada anak ini sulit untuk dideteksi. Karena itu, mereka menyarankan untuk melakukan kontrol terhadap pemakaian gadget pada anak-anak supaya resikonya bisa diminimalisir.

Peneliti di Korea Selatan telah menemukan kesimpulan bahwa dengan melakukan penelitian terhadap anak-anak di usia 7-12 tahun sebanyak 6,6 % memenuhi kriteria dari penyakit mata kering. Dan untuk perbandingannya, 55% dari anak-anak tersebut diketahui tidak mengidap gejala penyakit mata kering sama sekali. Dan dari total anak yang termasuk dalam penelitian tersebut, sebanyak 97% disebutkan bahwa anak-anak tersebut menggunakan gadget sekitar 3,2 jam sehari. Sedangkan anaka-anak yang tidak memiliki gejala penyakit kering cenderung jarang menatap layar gadget bila dihitung hanya sekitar 37 menit sehari.