Hangout Places, Lifestyle

Yuk Larutkan Kepenatan, Main Basah-Basahan di Air Terjun Watu Lawang

Melipir sedikit meninggalkan keramaian kota dan rutinitas, yuk kita mampir-mampir ke Probolinggo dan siap berbasah-basah ria! Tempat wisata ini berlokasi di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Destinasi wisata berikut memang belum banyak diketahui keberadaannya oleh para wisatawan.

Disamping karena kurangnya sosialisasi dan promosi, destinasi wisata ini berada pada tempat terpencil dan cukup tersembunyi. Serta tentunya membutuhkan tenaga, kesabaran juga jiwa petualang yang cukup untuk bisa menemukan wisata air terjun Watu Lawang Probolinggo karena medan perjalanan yang bisa dibilang cukup banyak butuh perjuangan. Eits, tapi jangan khawatir karena begitu sampai di tujuan, semua perjuangan dan kelelahan saat menuju tempat wisata akan terasa terbayar lunas.

Dinamakan Watu Lawang karena tempat wisata alam ini berada diantara kanan kiri tebing yang tinggi menjulang, dan pada saat wisatawan akan memasuki tempat ini, wisatawan akan menemukan semacam pintu masuk atau orang jawa biasa menyebutnya dengan “Lawang”. Sehingga masyarakat sekitar menamakan tempat ini sebagai “Watu Lawang”. Walaupun sudah mulai mendapat kunjungan dari beberapa adventurer sayangnya sampai saat ini tempat wisata ini masih belum terjamah dan mulai dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah setempat, bahkan lahan parkir pun pengunjung perlu menitipkan kendaraan pada warga sekitar.

Rute menuju air terjun Watu Lawang ini masih ada dalam satu jalur dengan jalan raya menuju wisata gunung Bromo dari arah Probolinggo. Ketika wisatawan sampai di dekat SMKN 1 Sukapura, wisatawan akan menemukan sebuah gang kecil disebelahnya. Dan seperti yang disampaikan tadi, para pengunjung harus menitipkan kendaraan pada masyarakat didekat kawasan tersebut. Perjalanan kemudian akan dilanjutkan dengan pola perjalanan menurun untuk menyusuri pinggiran sungai.  Estimasi waktu tempuh dari tempat parkir menuju sungai adalah sekitar 15 – 20 menit tergantung kondisi. Jalan yang akan dilalui merupakan jalan yang biasa dipakai oleh penduduk setempat apabila akan menuruni sungai. Apabila pengunjung menyusuri searah arus sungai, pengunjung akan menemui air terjun kecil yang dinamakan Triban.

doc.google

Nah setelah beberapa menit kemudian para pengunjung akan dipertemukan dengan sebuah air terjun lagi yang tidak terlalu besar. Biasanya, masyarakat menyebutnya dengan nama air terjun Kedung Amis.  Sesudahnya, para pengunjung akan bertemu dengan persimpangan atau pertemuan antara dua sungai dimana jika memilih ke arah kiri merupakan jalan menuju air terjun tujuan (Watu Lawang) namun jika kekanan arah menuju air terjun Sumber Pakis.

Setelah dari sana, pengunjung akan mendapati sesuatu yang menyerupai jempatan. Dan masyarakat setempat menyebutnya dengan nama “Lawang”, di balik tebing tersebut barulah pengunjung akan mendapati Air Terjun Watu Lawang.

Pengunjung sangat disarankan untuk mengunjungi tempat ini pada pagi hari, agar kembali pulang tidak terlalu sore. Selain itu pula, pengunjung disarankan agar tidak mengunjungi tempat ini dikala hujan atau suhu udara sedang lembab. Karena sangat dikhawatirkan debit air meningkat serta kondisi medan yang licin juga daerah sekitar yang masih berupa tanah, rawan terjadi longsor.

Nah, untuk benar-benar masuk dan menikmati air terjun Watu Lawang ini, kamu tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis. Tapi tetap harus tertib dan jaga kebersihan lingkungan sekitar ya. Jangan lupa membawa kamera karena sangat banyak spot-spot indah disepanjang pertualangan menuju tempat wisata ini.

 

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply