Jangan Buang Kosmetik Kadaluwarsa, Ini Dia Manfaatnya!

Kosmetika tentu merupakan hal yang tidak pernah bisa dijauhkan dari wanita. Hal sesederhana seperti sabun muka dan conditioner pun termasuk kebutuhan bagi seorang wanita. Hal ini tentu membuat wanita memiliki rangkaian kebutuhan kosmetik sesuai dengan penggunaan dan kecocokannya. Sebagian besar produk kosmetik yang diproduksi dan dijual secara umum biasanya memiliki batas waktu penggunaan. Mengapa demikian? Karena hal ini berkaitan dengan kondisi bahan dan zat yang terkandung dalam satu produk tersebut. Apabila batas waktu penggunaannya sudah melewati batas, bisa dibilang bahan aktif yang terkandung di dalamnya pun sudah tidak baik untuk digunakan dan akan menimbulkan reaksi yang sebenarnya tidak diharapkan.

Jadi kosmetika yang sudah melewati batas waktu baik digunakan atau sudah kadaluwarsa tidak ada manfaatnya lagi dan tinggal dibuang saja ke tempat sampah? Jawabannya belum tentu, karena beberapa kosmetika berikut ini justru memiliki manfaat lain ketika sudah melampaui batas waktu penggunaan.

Toner dan facial spray

Bagi kamu, Ladies yang memiliki produk toner atau facial spray dengan kadar alkohol tertentu dan sudah melampaui batas kadaluwarsa, jangan langsung dibuang ya. Karena kamu bisa memanfaatkan keduanya sebagai pembersih cermin atau jendela. Selain itu kamu juga bisa menggunakannya untuk membersihkan kacamata ataupun layar telepon genggam. Sedangkan untuk toner atau facial spray dengan non-alkohol bisa digunakan untuk membersihkan tas atau sepatu yang berbahan kulit. Wah, jadi banyak manfaatnya ya.

Krim wajah

Sebagai wanita kamu pasti sering mencoba berbagai merk krim wajah apalagi bila ada produk baru yang digadang-gadang dapat membantu mengatasi permasalahan kulir wajahmu. Nah, saking banyaknya mencoba produk krim wajah akhirnya yang kamu pakai pastinya yang cocok untuk kamu. Dan jika kamu punya krim wjah yang batas pemakaiannya sudah terlewat, kamu bisa menjadikannta sebagai pemebersih sepatu berbahan sintetis ataupun berbahan kulit. Tak hanya untuk membersihkan saja, krim wajah yang sudah tidak terpakai bisa berperan sebagai semir sepatu yang membantu mengkilapkan sepatu sehingga tampak seperti baru. Tapi ingat, bukan untuk sepatu berbahan kain ataupun kanvas ya.

Shampoo atau sabun muka

Jika kamu banyak mencoba produk shampoo dan sabun pencuci wajah dan akhirnya ada yang tidak kamu gunakan dan mendiami penyimpanan kamu cukup lama sehingga menjadi kadaluwarsa, sesungguhnya kamu bisa tetap memanfaatkannya untuk mencuci. Baik mencuci pakaian, mencuci peralatan dapur, ataupun juga mencuci kendaraan. Shampoo sendiri  sesungguhnya memiliki kandungan yang lebih ringan daripada detergen, maka shampoo sangat cocok untuk mencuci pakaian yang berbahan wol atau pakaian yang diproduksi dengan cara dirajut.

Maskara

Wanita pasti ada yang suka mencoba segala jenis maskara, hal ini wajar karena maskara memang memiliki beragam jenis. Namun, bila maskara akhirnya menumpuk dan beberapa masih terisi namun sudah melampaui batas aman penggunaan, kamu bisa menggunakan spooly atau sikat maskara untuk merapikan alis. Tapi harus kamu pastikan bahwa kondisinya benar-benar bersih dari gumpalan maskara sebelum menggunakannya untuk merapikan alis.

Itu dia semua manfaat di balik beragam produk kosmetikmu yang sudah kadaluwarsa, jadi jangan langsung dibuang ya, Ladies. Kamu sudah cukup merogoh kocek yang lumayan lho untuk membelinya.

 

Make Up Stand On Tanpa Perlu Sering Touch Up? Bisa!

Riasan wajah agaknya telah menjadi bagian hidup dari para kaum hawa. Semua wanita tentu akan menggunakan make up dengan tujuan untuk memperbaiki kekurangan atau membuat wajah nampak lebih fresh dan menunjang penampilan. Tapi repot enggak sih, kalau sebentar-sebentar harus touch up?

Nah, berikut ini nih beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar riasan kamu tahan lama, enggak cakeky, dan gaperlu bentar-bentar cari kaca.

Scrub wajah

Melakukan scrub wajah ini bertujuan untuk mengeksfoliasi sel kulit mati. Jika kamu ingin make-up mu selalu stand out tanpa perlu touch up berlebihan kamu berati perlu memiliki kulit wajah yang bebas kusam. Sel kulit mati biasanya merupakan lapisan terluar yang tidak ternutrisi dan cenderung kering. Bagaikan memulas tinta diatas plastik, kulit kusam hanya akan membuat make-up mu cepat pudar.

Jangan berlebihan pakai pelembab

Pakai pelembab wajah sebelum memulas riasan memang dianjurkan. Untuk melindungi wajah dari bahaya pancaran sinar UV, pelembab juga bisa menjadi landasan riasan. Namun, penggunaan pelembab yang terlalu berlebihan justru malah akan menghancurkan riasan. Sebagai gantinya, sebelum menggunakan pelembab, disarankan untuk mengaplikasikan terlebih dahulu serum wajah kemudian baru pulaskan pelembab sedikit saja.

Hindari prinsip make up tebal

Kamu yang biasa menggunakan riasan tebal hanya untuk kegiatan sehari-hari, baiknya pikirkan lagi bahwa prisip tersebut perlu diubah perlahan. Karena sesungguhnya, riasan tebal justru akan membuat kamu perlu lebih sering touch up hal ini terjadi karen semakin tebal riasan, maka akan semakin mudah riasan tersebut memudar, smudge, dan bahkan menggumpal.

Pakai concealer tipis-tipis

Nah, cara berikutnya untuk membuat riasan kamu jadi tahan lebih lama adalah dengan menggunakan concealer. Peran concealer ini sebenarnya hampir mirip dengan foundation, namun teksturnya lebih ringan dan membuat wajah kamu tersamarkan kekurangannya secara natural. Gunakan concealer yang sesuai dengan warna kulit dan aplikasikan ke wajah tipis-tipis saja.

Pakai primer juga boleh

Saat ini tren alat make up memang mulai bermacam-macam, salah satunya primer ini. Primer biasa digunakan juga sebagai pengganti foundation karena tekstur primer yang lebih ringan dan mudah merata. Primer, menghasilkan tampilan riasan yang ringan dan simple. Cocok nih untuk make up harian.

 

Nah buat kamu Ladies, yang memang dalam keseharian menggunakan riasan. Kamu bisa coba mengganti foundation dengan pelapis lain. Karena sesungguhnya, foundation akan memberikan tampilan riasan yang cukup berat. Setelah membaca ulasan ini, yuk coba bikin riasan kamu makin tahan lama.

 

Yuk Mengenal dan Mengetahui Usia Kosmetik

Kosmetik atau MakeUp bagi kaum hawa merupakan benda yang cukup menjadi bagian dalam hidup. Bagi sebagian besar wanita, kosmetik memang digunakan sebagai penunjang penampilan agar performa nampak lebih segar. Tapi sebagai produk-produk yang dikomposisi dari berbagai bahan, tentunya kosmetik juga bisa “basi” alias kadaluwarsa. Nah, tanggal kadaluwarsa kosmetik ini memang kerap kali tercantun pada kemasan produk, namun karena penggunaan yang biasanya rutin bahkan dibawa kemanapun oleh sang empunya maka tanggal kadaluwarsa produk-produk kecantikan ini juga bisa memudar dan membuat pemiliknya lupa apakah produk kosmetik tersebut masih layak pakai atau tidak.

Bila kamu masih mengenakan kosmetik yang sebenarnya sudah melewati tanggal kadaluwarsa, kemungkinan besar kamu akan terserang reaksi alergi tentunya sangat besar. Maka perlu kamu kenali bagaimana kondisi kosmetikmu. Beberapa produk kosmetik ada yang tidak tercantum tanggal kadaluwarsanya, hal ini memang karena pihak produsen memang tidak mencantumkannya. Untuk beberapa produk yang terkenal dan harganya juga terkenal mahal memang secara jelas mencantumkan tanggal kadaluwarsa pada kemasan kosmetik, namun penjelasan di bawah ini akan cukup membantu kamu mengenali usia kosmetik kesayanganmu.

 

Penjelasan waktu kadaluwarsa

Sama seperti makanan, kosmetik juga dilengkapi dengan tanggal expired dalam format hari, bulan, tahun (dd/mm/yyyy). Selain itu untuk beberapa merk internasional biasanya menggunakan simbol wadah yang terbuka yang bertulisakan angka dan huruf. Nah huruf yang sering digunakan biasana huruf “M” yang mewakili MONTH (bulan) atau “Y” yang berati YEAR (tahun). Dan pengertiannya adalah sebagai berikut, bila pada kosmetik terdapat tulisan 24M berati kosmetikmu memiliki kualitas yang aman dan baik untuk digunakan dan disimpan selama 24 bulan. 

google image

Bila pada kosmetikmu tidak tercantum waktu kadaluwarsa, kamu bisa menggunakan estimasi waktu kosmetik berikut ini.

Maskara

Usia : 2-3 bulan

Usia maskara ini bukan menjadi patokan bagi seluruh merk maskara. Beberapa merk khusus dan yang tergolong ternama tentu memiliki usia tergantung dari bahan produksinya. Saat yang tepat untuk tidak lagi menggunakan maskaramu adalah bila sudah memasuki usia 2-3 bulan dan kamu menemukan kondisi maskaramu sudah lengket dan berbau tengik. 

 

Foundation dan concealer

Usia : 6-12 bulan

Foundation dan concealer memang nyaris memiliki fungsi yang sama, yaitu menutup atau menyamarkan kekurangan pada wajah seperti flek atau bintik hitam ataupun juga pori-pori yang tidak rata. Nah bila foundation atau concealermu sudah dalam kondisi yang tidak padat atau homogen terpisah menjadi beberapa lapisan, saatnya untuk stop pemakaian dan membeli yang baru.

 

Lipstik

Usia : 2 tahun dan lipgloss 1 tahun

Wanita mana yang tidak menyimpan benda kecil ini dalam tas? Lipstik dan lipgloss bisa menunjang penampilan wanita walaupun mereka tidak menggunakan riasan yang lengkap. Lipstik mempunyai kekuatan instan untuk meningkatkan kesegaran wajah sekali pulas karena membuat wajah tak nampak pucat. Namun, ketika lipstikmu sudah menimbulkan bau tak sedap seperti tengik atau busuk, dan terasa lebih kering dari biasanya artinya sudah waktunya untuk mengikhlaskannya pergi dan jangan digunakan lagi. Begitu pula dengan lipgloss, bila sudah timbul bau dan lipgloss sudah mengental kamu disarankan untuk stop memakainya.

 

Bedak, eye shadow, blush on and highlighter.

Usia : 2 tahun

Nah bila kosmetik-kosmetik yang cenderung berbentuk padat ini sudah mengeras dan berbau bahkan sudah menunjukan perubahan warna, jangan dipakai lagi ya. Selain itu jangan lupa untuk mencuci brush mu secara terjadwal agar sebagai upaya menjaga kebersihan kosmetik padatmu.

Eyeliner pen

Usia : 6-12 bulan

Eyeliner pen memang merupakan terobosan baru dalam produk kosmetik yang bisa memudahkan para wanita mengaplikasikan garis mata. Untuk beberapa produk ternama Eyeliner pen biasanya bisa bertahan sampai 2 tahun namun, bila Eyeliner pen ini sudah dalam kondisi yang tidak baik seperti mengering, warnanya pudar, atau mengeluarkan aroma yang dirasa aneh, artinya sudah saatnya kamu say good bye and welcome to the new one. 

 

Nah Ladies, tentu kamu juga memiliki beberapa kosmetik kan, jangan sampai kamu tidak memperhatikan kelayakan penggunaannya ya. Karena kamu tentu tidak ingin kulit cantikmu jadi bermasalah kan? Semangat terus Ladies!

Moko-Moko, Kosmetik Ala Korea Khusus Remaja yang Di Review Para Beauty Vlogger

Ladies, kamu sedang mencari kosmetik? Berbagai macam produk kosmetik mulai dari yang high end sampai drug store kini sudah semakin merajalela, memanjakan para wanita. Salah satu produk kosmetik yang sedang banyak diperbincangkan, bahkan sampai dipuji oleh para beauty vlogger adalah Moko-Moko.

Moko-Moko merupakan produk lokal yang banyak mengadaptasi tren kosmetik ala Korea. Desainnya yang lucu dengan tone warna lembut khas remaja dan harganya yang terjangkau sempat membuat Moko-Moko jarang dilirik oleh para pecinta make up. Namun ternyata, Moko-Moko berhasil membuktikan bahwa kualitas produk lokal tidak kalah bagus dengan produk impor dan high end lho!

Produk Moko-Moko sebagian besar memang diformulasikan khusus untuk kulit remaja sehingga ringan dan sangat wearable. Moko-Moko kini sudah mengeluarkan beberapa produk seperti BB Cream, Lip Tint, Maskara, Eye Shadow, Gel Eye Liner, Compact Powder dan Facial Wash.

Selain murah dan mudah didapatkan, Moko-Moko juga sudah banyak di review oleh para beauty vlogger lho! Salah satunya adalah beauty vlogger Suhay Salim yang ternyata sangat menyukai produk Moko-Moko!

Review Moko-Moko Suhay Salim

https://www.youtube.com/watch?v=2a928yRVcFY&t=575s

Ini Dia Perbedaan Bedak Padat dan Bedak Tabur yang Sering Keliru

Bagi sebagian besar wanita, memiliki kosmetik memang sudah menjadi barang wajib walaupun itu hanya sekedar pelembab atau bedak untuk memberikan perlindungan pada kulit wajah dan penunjang penampilan yang menambah kepercayaan diri. Namun seringkali banyak wanita yang menganggap sama semua fungsi bedak walaupun bentuk dan jenisnya berbeda. Nah, kali ini, mari kita mengenal lebih dekat dan lebih baik mengenai perbedaan bedak padar dan bedak tabur yang sering kali keliru yuk, ladies.

Bedak tabur

Bedak tabur wujud dan konsistensinya mirip berbentuk butiran dan mirip sekali tentunya dengan bedak bayi. Karena bentuknya yang bubuk, bedak tabur biasanya dikemas dalam wadah yang cukup besar atau berbetuk kemasan botol sehingga mungkin kamu malas bawa kemana-mana. Lagipula, bedak bubuk tabur juga terasa lebih ribet dipakai karena bisa tumpah dan mengotori, apalagi ketika pengaplikasiannya kita sudah menggunakan pakaian. Makanya, bedak tabur lebih baik dipakai di rumah saja ketika mau keluar.

 

Bedak tabur cocok untuk jenis kulit yang berminyak, karena mulai dari tekstur sampai fungsinya, bedak tabur memang bersifat menyerap minyak berlebih sehingga memberikan efek tampilan wajah yang smooth. Banyak juga bedak padat yang sudah diberi teknologi anti kulit berminyak atau biasanya digadang dengan sebutan “bebas kilap”. Tapi, yang beredar memanglah bedak padat bercampur dengan minyak alami pada wajah agar bisa ngeblend belum tentu benar-benar memberikan efek tampilan wajah yang diinginkan. Makanya bedak padat akan lebih cocok dipakai untuk mereka yang berkulit normal dan kering.

 

Bedak tabur, juga memberikan efek coverage yang ringan. Jadi, cocok untuk riasan sempurna yang natural. Banyak juga yang menggunakan bedak tabur sebagai lapisan pertama riasan wajah setelah menggunakan pelembab atau foundation untuk tujuan riasan yang tahan lama, sebelum selanjutnya menggunakan bedak padat tipis-tipis untuk hasil coverage yang maksimal.

Bedak Padat

Lain dengan bedak tabur, bedak padat tentunya jauh lebih praktis karena bentuknya yang biasanya kecil dan tentunya padat, pasti kemungkinan untuk tumpah kecil sekali ya. Bedak padat biasanya dikemas beserta kaca dan sponge kecil sebagai pemulas yang memang disertakan agar dandan menjadi lebih mudah apalagi ketika on the go.

Bedak padat biasanya mengandung zat pelembab untuk melembabkan kulit dan menjaga agar riasan tetap stand out. Namun, bedak padat agak kurang cocok untuk kulit berminyak karena justru akan memberikan efek tampilan yang pecah atau cepat pudar. Maka, bedak padat memang lebih cocok untuk kulit normal ataupun kulit kering.

Bedak padat biasanya sudah mengandung foundie ataupun bahan lain yang bertujuan untuk membuat agar riasan wajah sudah lebih maksimal dan tahan lama. Namun, jangan sampai memulaskan bedak padat secara terus menerus karena yang terjadi tentunya hasil yang terlalu tebal atau malah cakey karena hasil coveragenya yang sudah langsung dapat menutupi kekurangan pada riasan wajah.  

Itu dia Ladies perbedaan bedak padat dan bedak tabur yang harus kamu tahu. Sekarang jadi makin bisa tampil cantik sesuai dengan yang kamu mau, bukan?

Cocok Gak Sih Kamu Pakai Lipstick Nude? Yuk Intip Tipsnya

Dalam hal berdandan seorang wanita tentu memiliki keseruan tersendiri. Salah satunya adalah memilih warna lipstik. Hal ini bisa dibuktikan ketika di dalam perlengkapan kosmetiknya maka akan ditemukan beberapa jenis dan warna lipstik yang dibawa sehari-hari. Ada yang punya 2, 3, bahkan lebih. Dimana semua lipstik yang dimilikinya ini terdiri dari jenis dan warna tersendiri. Seperti misalnya lipstik dengan warna bold memiliki penggemarnya sendiri. Namun, yang tidak pernah terlewatkan adalah lipstik yang memiliki warna nude yang tidak pernah ketinggalan jaman.

Para wanita dalam hal berdandan sangat suka untuk melakukan eksplorasi. Terlebih melakuka eksplorasi dengan jenis-jenis warna yang kompleks. Hal ini dikarenakan jika memakai lipstik dengan warna nude yang tidak sesuai justru akan membuat warna kulit jadi nampak pucat. Maka dari itu, buat kamu ladies harus cermat ketika memilih lipstik dengan warna nude. Apa saja tips memilih lipstik warna nude? Simak ulasan berikut mengenai tipsnya.

Memilih warna lipstik nude  yang disesuaikan dengan warna kulit

Untuk memilih warna lipstik yang sesuai dengan warna kulit, berikut ini ada beberapa jenis lipstik yang bisa dipilih berdasarkan warna kulit kamu.

  1. Warna lipstik  yang didasarkan pada undertone kulit

Untuk memilih lipstik nude, kamu harus tahu bagaimana warna undertone kulit wajah yang dimiliki. Kemudian kamu baru menyesuaikannya dengan lipstik nude yang ingin digunakan. Undertone beda dengan warna skintone. Undertone adalah warna semu yang dimiliki oleh warna kulit, seperti cook (agak pinkish), agak kekuningan, dan netral. Buat kamu yang memiliki undertone warma, maka bisa dipilih lipstik yang warnanya cenderung lebih hangat dan gelap. Untuk undertone cool, kamu bisa menggunakan warna lipstik nude yang sedikit hint dengan pink. Sedang untuk undertonenya netral, lipstik nude apa saja bisa kamu gunakan.

  1. Memilih lipstik nude yang mirip dengan puting payudara

Ini sangat efektif untuk para wanita ketika memilih lipstik nude yang sesuai dengan warna kulit. Diungkapkan tubuh memiliki warna yang alami dan yang terbaik. Untuk itulah, kamu bisa menyesuaikan warna lipstik dengan warna pada puting payudara yang sangat sesuai dengan kulit wajah.

  1. Memilih lipstik yang didasarkan dengan warna gusi

Memilih lipstik yang senada dengan warna gusi juga efektif untuk membuat tampilan kamu menjad sempurna. Selain itu, gigi kamu juga akan nampak lebih putih. Namun buat kamu yang merokok tentu akan kesulitas ketika menentukan warna nude untuk lipstik kamu, karena warna gusi sudah berubah gelap.

Selain ketiga jenis warna lipstik nude di atas, kamu bisa memilih lipstik nude yang sesuai dengan kulit kamu seperti.

  1. Kulit yang gelap

Jika kamu memiliki kulit yang gelap, kamu bisa memilih lipstik nude yang jenisnya deep nudes. Menggunakan jenis lipstik ini maka warna di lipstik tersebut akan menonjol dengan warna kulit kamu. Sensasi yang dihadirkan di warna bronziness ini akan semakin bertambah dengan adanya efek glossy sehingga warna bibir kamu akan terlihat menonjol.

  1. Kulit yang putih

Buat kamu yang berkulit putih dan cenderung pucat, kamu bisa memilih warna nude yang bernuansa peach, caramel, atau coral. Dengan warna nude ini maka penampilan akan semakin menarik dibandingkan warna pink di lipstik  yang kamu pakai. Memilih warna-warna cerah tentu akan memberikan perbedaan antara kulit dan bibir.

  1. Kulit yang kuning langsat

Buat kamu yang berkulit kuning langsat jangan pernah memakai lipstik nude dengan warna shade orange. Warna-warna medium pink justru membuat penampilan kamu lebih memukau dan bisa menjadi pilihan lipstik untuk sehari-hari kamu.