Orang-orang yang Benar Bahagia Melakukan Ini di Instagram

Instagram jadi platform media sosial yang mempengaruhi kesehetan dan kesejahteraan psikis.

Instagram memang menjadi kanal media sosial yang menjamur dan digunakan oleh siapa saja. Memiliki akun Instagram dan melakukan beberapa posting membuat siapapun yang memilikinya jadi cukup aktif dalam memanfaatkan kecanggihan media sosial ini. Banyak orang memiliki Instagram untuk tujuan yang berbeda-beda sampai pada akhirnya orang-orang menjadikan Instagram sebuah identitas. Pernahkan, ketika ada orang yang menceritakan tentang orang lain ke kamu lalu kamu pasti tanya, “nama Instagramnya apa?” 

Eh tapi tahu gak sih, kalau media sosial ini udah cukup mempengaruhi kesehatan mental seseorang termasuk pemilik akun. Kenapa bisa begini? Karena itu tadi, banyak hal bisa terjadi di ranah digital yang mungkin bisa tersembunyi. Bahkan ranah digital juga bisa jadi tempat yang mempengaruhi mental seseorang. Tapi pernah enggak sih, kamu amati nih tipe-tipe orang yang suka posting-posting di Instagram? Ternyata hal ini ada kaitannya sama kondsi psikis mereka lho. Coba deh nih, simak ciri-ciri orang yang benar-benar bahagia dari postingannya di Instagram.

Menganut paham, I post whatever I want to post

Tanda Hidup Bahagia di Instagram

Ia menjadikan Instagram hanya sebatas hal yang perlu dimiliki aja. Bukan untuk dijiwai. Dia bahkan santai-santai aja kalau hanya punya minim postingan, bahkan enggak pernah posting. Hal yang dia lakukan di Instagram mungkin lebih kepada keinginannya untuk lebih dekat dengan hobinya atau mencari sesuatu karena kan, sekarang di Instagram banyak akun dagang online yang jual barang-barang unik atau langka, ya kan? Terusnya bisa dilihat kalau mereka dengan paham seperti ini keliatannya aja sih jarang online, padahal sering goshtie a.k.a online tapi ya liat update-update yang lain, bukan untuk ngepost. Karena mereka menghargai dan menikmati real-life mereka.

Gak pusing sama feeds

Bahagia di Instagram

Udah I post whatever I want to post, artinya mereka juga bebas berekspresi apapun yang mereka mau. Dan satu lagi, gak pusing sama urusan rapih-rapihan feeds. Mungkin kalian bisa menemukan ada akun yang postingannya biasa aja, bahkan berantakan, atau bahkan enggak nyambung. Ya feel free to judge but, they are also feel free to still be bisa dibilang sih begitu yah. Mereka punya rasa bebas untuk bereskpresi dan pastinya gak punya beban untuk merhatiin banget tampilan Instagramnya kaya gimana. Malahan mereka bisa aja ngerasa lebih baik-baik aja kalau gapunya banyak post di Instagramnya.

Gak sering posting galau-galauan

Orang-orang yang Benar Bahagia Melakukan Ini di Instagram

Instagram bukan jadi kewajiban bagi dia, makanya mereka bisa secuek itu untuk enggak posting status-status galau atau update-update apapun yang kayaknya sifatnya nunjukin perasaan ada yang gak beres sama hatinya. Mungkin sekali atau dua kali mereka posting sesuatu tentang kondisi terbarunya atau tentang perasaannya. Karena tidak bisa meluapkan perasaan juga jadinya enggak sehat, ya kan?

 

Itu tadi adalah tanda-tanda orang benar-benar bahagia kalau diukur dari postingan Instagramnya. Sebenarnya tidak ada patokan pasti yang menyatakan bahwa dengan kondisi tersebut orang hidupnya bahagia, bisa saja justru sebaliknya. Tapi, pernahkan dengar isu bahwa Instagram mau menghilangkan fitur like (tanda love) dan yang bisa melihat siapa aja yang menyukai postingan tersebut, hanya pemilik akunnya? Nah, hal ini mungkin dilakukan Instagram untuk lebih memperdulikan kondisi insecurity penggunanya. Bagaimanapun itu, ada baiknya kita pakai media sosial dengan bijak ya, Ladies. Dan semoga kita semua terus bahagia lahir dan batin.

Pentingnya Menjaga Mental Health Dan Cara Memperbaikinya – Lakukan Mulai Hari Ini!

Mental Health Merupakan Topik Yang Krusial Dan Penting Untuk Lebih Banyak Dibicarakan Saat Ini.

Kesehatan mental mencangkup kesehatan emosional, psikologis, dan social well-being seseorang. Ladies, hal ini penting sekali, loh, karena bagaimana keadaan kesehatan mental kita akan mempengaruhi bagaimana kita berfikir, menangani stress, bersosialisasi, dan menjalankan hidup.

Sebenarnya Apa, sih, Hal Yang Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental Seseorang?

Ada beberapa faktor, nih, Ladies. Pertama, karena faktor biologis. Yup, kesehatan mental seseorang dapat dipengaruhi oleh gen, atau keturunan. Dengan ini, seseorang yang berasal dari keluarga yang memiliki kesehatan mental tertentu, dapat berpotensi untuk mengalami kesehatan mental tertentu itu pula. Faktor lainnya adalah karena pengalaman hidup yang mungkin pernah dialami oleh seseorang. Hal ini dapat muncul dari trauma yang dimilikinya.

Seberapa Penting, Bagi Kita Untuk Menjaga Kesehatan Mental?

Jawabannya adalah penting dan krusial sekali. Kenapa? Karena kehidupan kita secara keseluruhan sangat amat dipengaruhi oleh kesehatan mental kita, Ladies. Dengan kita menjaga dan memiliki kesehatan mental agar selalu positif, maka kita bisa menjadi the best version of ourselves. Mulai dari menyadari potensi kita dan menyalurkannya ke beragam hal positif, dapat menghadapi stress yang dialami dengan lebih bijak, bekerja lebih positif, dan yang terpenting adalah kita bisa merasa dan hidup dengan lebih bahagia.

Berbagai Cara Menjaga dan Memperbaiki Kesehatan Mental

Ada banyak cara seru yang dapat kamu lakukan untuk menjaga dan memperbaiki kesehatan mental. Berikut dirangkum beberapa tips dari University Health Service, University of Michigan:

1. Mulai Untuk Menghargai Diri Sendiri

Hal ini berhubungan dengan praktik self-love. Kamu harus mulai untuk berbuat baik kepada diri, respect diri kamu, dan penting buat kamu untuk menghindari mengkritik diri sendiri dengan terlalu heavy. Mulai lakukan hal-hal yang dapat membuat jiwa kamu senang dan tenang; misalnya melakukan hobi kamu, memulai hal baru yang belum pernah kamu lakukan, dan melakukan self-reward.

2. Jaga Tubuh Kamu

Dengan menjaga kesehatan fisik, maka kesehatan mental kamu juga dapat improved. Penting bagi kamu untuk menjaga nutrisi makan, menghindari rokok dan alkohol, minum air putih yang cukup, melakukan exercise dan olahraga secara rutin, serta mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas.

3. Kelilingi Diri Dengan Orang Terdekat

Kamu harus menyadari peran dari orang-orang positif terdekat yang dapat membantu kamu menjaga dan meningkatkan kesehatan mentalmu, Ladies. Bersosialisasi dengan keluarga dan teman terdekat dapat memperbaiki mood kamu dan membuat kamu merasa lebih bahagia. Hal ini dapat dilakukan pula dengan mencoba ikut komunitas baru untuk bertemu dan menjalin koneksi dengan orang-orang baru yang dapat turut serta mewarnai hari-harimu.

4. Buat Goals Yang Realistis

Penting bagi semua orang untuk memiliki goals atau tujuan hidup yang tinggi. Namun, kamu harus tetap membuat goals yang realistis, ya, Ladies! Tidak ada salahnya membuat goals yang realistis, malah akan menjadi sebuah kepuasan sendiri ketika kamu bisa achieve lebih dari yang telah kamu tentukan. Tulis semua goals kamu, dan tempatkan di tempat yang mudah terjangkau olehmu agar kamu bisa selalu termotivasi ketika melihatnya.

5. Raih Bantuan Tenaga Profesional Ketika Kamu Membutuhkannya

Ingat, mencari bantuan adalah suatu tanda bahwa kamu kuat dan memiliki semangat yang gigih! Ketika kamu merasa kesehatan mentalmu mulai membuatmu terganggu, segera cari bantuan kepada tenaga profesional.

 

Good luck on your positive mental health journey, Ladies. We are all in this together!

Tradisi Unik Pesta Pernikahan Di Berbagai Negara – Mana Yang Paling Kamu Suka?

Dimana pun itu, pesta pernikahan pasti menjadi momen paling ditunggu oleh pasangan yang telah menjalin hubungan serius.

Selain sebagai perayaan momen bahagia yang ingin dikenang bagi pasangan yang menikah, acara ini juga dijadikan sebagai ajang untuk mengakrabkan kedua belah pihak keluarga dan teman dari pasangan.

Karena berharganya momen ini, banyak negara-negara di dunia yang memiliki tradisinya sendiri untuk merayakan, dan tidak sedikit dari tradisi tersebut yang unik, loh! Menurut kepercayaan negara-negara ini, mereka yang menikah dengan mengikuti tradisi akan menemukan kebahagian sepanjang hidup dengan pasangannya.  Let’s check it out, Ladies!

1. Cina: Tradisi ‘Ganti Baju’ –nya Brides

Pada tradisi di Cina, pengantin perempuan setidaknya akan menggunakan tiga gaun yang berbeda pada pesta pernikahannya. Pertama, pengantin akan menggunakan gaun berwarna merah yang biasa disebut ‘qipao’, lengkap dengan penutup kepala. Warna merah digunakan dengan kepercayaan bahwa warna tersebut mampu membawa keberuntungan dan kemakmuran dalam tradisi Cina. Setelah itu, pengantin perempuan akan berganti ke gaun putih dan pada malamnya akan berganti untuk menggunakan ball gown sebagai penutup pesta pernikahan. Dari ketiganya, gaun mana yang paling ditunggu-tunggu ya, Ladies?

 

2. Jerman: Tradisi Polterabend

Lain hal nya dengan tradisi pernikahan di Jerman. Pada malam sebelum pesta, tamu pernikahan akan melempar porselen ke bawah untuk dipecahkan. Nantinya, pasangan yang baru menikah harus membersihkan pecahan porselen yang ada. Dipercayai dengan adanya tradisi ini dapat menjadi simbol bahwa pasangan yang baru menikah harus bekerja sama dalam menghadapi apapun yang mereka hadapi bersama nantinya, termaksud pada masa-masa kehidupan yang sulit.

 

3. Jepang: Shinto Ceremony

Ada yang unik dari upacara pernikahan ‘Shinto’ di Jepang, yaitu busana yang digunakan oleh pengantin perempuan. Pada upacara pernikahannya, mereka akan menggunakan kimono tradisional Jepang yang sering disebut dengan ‘shiromuku’. Busana kimono ini berwarna serba putih yang menyimbolkan kesakralan dan kemurnian. Anggun banget ya, Ladies!

 

4. India: Joota Chupai

Ada yang seru nih dari pernikahan dengan tradisi India. Ternyata, pada tradisi pernikahan mereka yaitu ‘Joota Chupai’, terdapat satu kebiasaan untuk ‘mencuri’ sepatu milik pengantin laki-laki yang biasa disebut dengan ‘joota’. Merupakan tugas dari saudara ataupun teman dari pihak pengantin perempuan untuk mengambil dan menyimpan sepatu milik pengantin laki-laki tersebut di tempat yang tersembunyi. Tapi tidak semudah itu, Ladies! Karena merupakan tugas juga bagi saudara ataupun teman dari pihak pengantin laki-laki untuk ‘menggagalkan’ misi ini dengan membantu pengantin laki-laki mencari sepatunya sehingga pengantin laki-laki dapat pulang dengan menggunakan sepatu nantinya. Kalau berhasil, saudara atau teman dari pihak perempuan akan memperoleh imbalan dalam bentuk sejumlah uang, loh! Tapi, sejatinya ritual ini dilakukan untuk menggambarkan penerimaan dari dan kepada kedua belah keluarga pasangan, serta sebagai bentuk komitmen untuk senantiasa saling berbagi canda tawa bersama selamanya.

 

5. Venezuela: Missing In Action (MIA)

Kamu tau gak, sih, kalau di Venezuela ada tradisi bagi pasangan yang baru menikah untuk ‘sneak away’ tanpa ketahuan ketika resepsi pernikahan mereka? Tapi mereka akan balik sebelum pestanya selesai, kok! Nah bagi tamu yang berhasil menemui mereka ketika mereka pergi, dapat simbol keberuntungan, loh!

Apa itu Self-Love dan Metodenya?

Self-Love adalah ungkapan atau cara yang bisa kamu tempuh dan lakukan sebagai upaya untuk menikmati kebahagiaanmu sendiri atau bentuk penghargaan terhadap dirimu sendiri. Penting enggak, sih sebenernya self-love ini?
Dibilang penting atau enggak penting itu sih tergantung yaa.. sebenernya esensi dari self-love ini sendiri lebih kepada cara kamu untuk merasakan dan menikmati indahnya serta nikmatnya waktu bersama dirimu sendiri. Singkat katanya nih, self-love merupakan cara kamu untuk mengerti apa yang akan membuat kamu nyaman atau hal apa yang akan membuat kamu merasa lebih baik. Misalnya sebagai perempuan, apapun profesimu, dan bagaimanapun latar belakangmu, kamu berhak untuk menikmati perawatan tubuh salah satunya seperti spa atau creambath, siapa coba perempuan yang enggak senang perawatan apalagi dibuat relax dengan melegakan otot-otot dan urat-urat tubuh yang kaku. Atau untuk kamu yang senang dengan hobi membaca, tidak ada salahnya untuk menghadiahi dirimu sendiri waktu khusus untuk membeli buku-buku baru. Pada intinya, self-love merupakan penerapan untuk diri kamu bisa mengerti dan kamu merasa benar-benar berhak akan hal itu.

Self-love = cinta diri sendiri = mikirin diri sendiri = egois?

Self- love secara harafiah memang artinya mencintai diri sendiri. Namun lebih daripada itu, self – love terutama untuk kalian para perempuan yang independent dan modern lebih merujuk pada metode yang seiringan dengan kesehatan psikis. Simplenya nih, bedakan ya antara metode dan sifat. Self-love merupakan cara kamu untuk membuat diri kamu bahagia, tenang, dan lepas dari beban, sementara egois adalah sifat yang tidak patut apabila terjadi berlebihan.
Ya memang sih, kamu juga perlu mikirin diri sendiri dan kondisi diri kamu sendiri. Tapi egois ini bukan soal yang sama dengan self-love ya, Ladies. Seperti yang kamu juga pasti tahu, bahwa egois sendiri lebih menitik beratkan kepada sifat yang cenderung ke arah “gak pedulian” dan maunya menang sendiri. Jadi jelas ya, kalau self-love itu enggak sama dengan egois.

Karena lebih menitik beratkan kepada sebuah persepsi metode, sebenarnya self-love itu sendiri tidak harus mengutamakan diri sendiri. Tapi segala hal yang membuat kamu merasa happy, mood booster, dan nyaman bisa saja disebut juga sebagai salah satu bentuk self-love. Misalkan, kamu merasa dapat mood booster ketika sedang menikmati waktu luang bersama teman dekatmu dengan kegiatan yang penuh atraksi atau justru memilih untuk menenangkan diri bersama-sama, itu juga termasuk dalam bentuk self-love. 

 

Keuntungannya apa sih kalau kita menerapkan metode self-love?

Nah, apa aja sih keuntungannya kalau kalian menerapkan metode self-love ini?

Keuntungannya sungguh banyak, Ladies. Kenapa? Karena kamu tentu saja mengerti bagaimana diri kamu dan seperti apa kamu ingin memperlakukan diri kamu. Sehingga dengan demikian, kamu semakin bisa menebarkan pancaran kebaikan dan aura positif. Kalau udah begini, siapapun yang ada di dekat kamu akan merasakan positive vibes. Simplenya begini, sist; kalau kamu bisa mengerti diri kamu, tentunya kamu akan memahami hal-hal apa saja yang akan membuat kamu merasa nyaman dan dapat kondisi mood yang baik. Kamu yang mengerti tentang metode self-love ini juga pastinya bisa mengerti bagaimana memperlakukan orang lain, karena kehidupan ini jelas memberlakukan hukum timbal balik. Jadi, kamu bisa behave dengan lebih baik dan orang lain tentunya juga akan memberikan perlakuan yang kira-kira lebih membuat kamu nyaman.

Ladies, sesungguhnya metode ini bukan hanya berlaku untuk kita para wanita saja. Pada dasarnya semua manusia sangat jelas membutuhkan waktu yang masing-masing untuk menikmati hal-hal yang membuat dirinya sendiri nyaman dan senang. Jadi kalau pasangan kamu atau teman-teman kamu ada yang sedang berhalangan untuk menemanimu, hargailah keputusannya, ya. Biarkan mereka menikmati waktu yang spesial untuk dirinya, dan coba pikirkan juga bila hal itu kamu alami dan lakukan. Have a good day everyday, Ladies.

Lagu Ini Dijamin Ngena Banget, Buat Kamu yang Mengalami Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Jatuh cinta memang berjuta rasanya dan hal ini juga bisa membuat seorang anak manusia melakukan banyak hal untuk bisa memperoleh cintanya. Beberapa diantaranya mampu mengungkapkan tapi beberapa lainnya hanya bisa menyimpan dalam-dalam. Bagaimana bila rasa cinta itu tidak berbalaskan? Ribuan perasaan tentu akan sangat bergejolak di dalam hati. Sakit memang rasanya kondisi perasaan yang tak bersambut, dan berikut ini beberapa lagu yang bisa menemani perasaan dan memberikan kamu pengertian.

Sam Smith – Not in That Way

And I hate to say I love you
When it’s so hard for me
And I hate to say I want you

When you make it so clear
You don’t want me

Sepenggal lirik dari penyanyi kenamaan ini memang cukup ngena ya. Mungkin Sam Smith lebih memilih memendam perasaannya dari pada merasakan kekecewaan yang dalam karena dia tahu bahwa cintanya tidak akan pernah berbalaskan. Sedih ya, Ladies.

Amy Lee – Sally’s Song

And will we ever end up together?
No, I think not, it’s never to become
For I am not the one

 

Dalam lirik lagu ini ada sepenggal kalimat, For I am not the one. Dan ini bener-bener bikin siapapun yang mendengar dan mengerti apalagi merasakannya makin jleb nyess. Iya, lagu lawas yang dire-make lagi oleh vokalis Evanescence, Amy Lee. Melalui warna suara mendayu dan melankolis miliknya, siapa pun yang mendengarkanya bakal jadi “metal” abis, alias melow total.

 

Adam Lambert – Sleepwalker

I walk around and I feel so lost and lonely
You’re everything that I want
But you don’t want me

Dari kutipan liriknya terasa banget bahwa lagu ini benar-benar lagu dengan tema patah hati karena cinta yang tak berbalas. Kata-kata you don’t want me, secara ekplisit menyampaikan gambaran perasaan pada situasi penolakan. Duh, terbayang ya betapa sakitnya.

 

Coldplay – Shiver

So, I look in your direction
But you pay me no attention, do you?
I know you don’t listen to me
‘Cos you say you see straight through me, don’t you?

Berangkat dari pengalaman pribadi sang vokalis, Shiver menjadi lagu patah hati yang cukup jleb nyes. Bagaimana tidak, lagu ini dikemas dalam sebuah ironi yang mana musiknya disajikan secara epik dan enerjik namun liriknya memiliki arti yang cukup bikin hati ini terpotek.

One Direction – More Than This

Apakah ada hal yang jauh lebih menyakitkan mengenai cinta dan patah hati ketika kita melihat orang yang diam-diam kita cintai sedang dalam romansa bersama orang lainnya yang dia cintai. Cinta bertepuk sebelah tangan memang sesakit itu, dan hal tersebutlah yang digambarkan oleh grup besutan ajang pencarian bakat One Direction. Dalam lagu ini, Nial Horan cs memang memberi gambaran nyata bagaimana sakitnya mengalami kondisi cinta bertepuk sebelah tangan.

And as I walk up to your door
My head turns to face the floor
‘Cause I can’t look you in the eyes and say
When he opens his arms and holds you close tonight
It just won’t feel right
‘Cause I can’t love you more than this

 

 

 

Ladies, Tahukah Berapa Usia yang Tepat untuk Menikah dalam Hitungan Matematika?

Ladies, sebagai wanita kamu tentu kerap mendapat hujan pertanyaan soal, “kapan nikah?” apalagi kalau momennya bertemu keluarga besar yaa. Nah Ladies, pertanyaan seperti demikian sudah lazim sekali terjadi ketika kamu akan memasuki usia yang dianggap cukup matang untuk mulai membina rumah tangga atau karena wanita memang dianggap memiliki usia kritis terkait dengan hal-hal biologis.

Nah, buat kamu para Ladies yang cukup produktif dan aktif berkegiatan sebenarnya kamu boleh saja santai perihal kapan kamu akan menikah. Tapi tahukah kamu, bahwa ketepatan waktu menikah tak seperti selama ini yang orang ukur-ukur. Karena secara ilmu pasti, kamu bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Penasaran kan? Yuk simak ulasan berikut ini.

Dalam sebuah buku yang berjudul Algoritms To Live By yang dikarang oleh Brian Christians dan Tom Griffiths, mengulas bagaimana matematika bisa memberikan masukan yang cukup logis mengenai waktu yang pas untuk kamu menentukan keseriusan dalam menjalin hubungan.

Yang pertama adalah :

Gunakan aturan patokan 37% bukan 100%.

Mari dijabarkan: dengan begitu banyak pilihan untuk dipertimbangkan (karir, tempat tinggal, tabungan, dan masa depan), Griffiths dan Christian mengatakan waktu terbaik untuk membuat keputusan adalah ketika kamu telah memeriksa ke 37% dari opsi yang ada tersebut.

Ada alasan di balik aturan 37%. Pada dasarnya, jika kamu meluangkan waktu hanya untuk memeriksa dan memastikan dengan patokan 100% dari opsi pertimbangan tersebut, peluang untuk melaksanakan pernikahanmu mungkin telah berlalu begitu saja, karena kamu merasa segalanya belum mencapai 100%. Tetapi pada titik patokan 37%, kamu dan pasangan telah memiliki pemahaman yang baik tentang hal-hal terkait pertimbangan tersebut tanpa perlu terlalu jauh memikirkan ke dalam lebih jauh lagi dan kamu akan merasa segalanya belum terpenuhi.

Lalu kapan usia yang paling tepat untuk menikah? Dalam penelitian yang dilakukan oleh kedua penulis tersebut, mereka menggunakan sampel usia antara 18 dan 40 di sini, dengan rentang 22 tahun. dan dengan menerapkan aturan yang berpatokan pada 37%, kita dapat menentukan usia optimal. Nah, jika kamu lihai dan pandai perihal matematika, kamu pasti sudah tahu jawabannya. Lakukan perhitungan tersebut berdua dengan pasanganmu, maka kalian akan memperoleh kesepakatan dari jawabannya.

 

Dan usia optimalnya adalah…..26 tahun

Tepat setelah ulang tahunmu yang ke 26, kamu sudah ada di titik yang akan mencapai 37% melalui perhitungan rentang jendela usia dari 18-40 tahun. Antara Christian dan Griffiths tidak menampik bahwa baik wanita maupun pria yang sudah menginjak usia 26 tahun, merupakan titik usia yang terbaik untuk menikah. Itu masuk akal, karena menikah di awal 20-an bagi kamu yang produktif mulai produktif di usia tersebut akan menghalangi kamu dari minat cinta dan lainnya di pertengahan usia 20-an. Akan tetapi bila kamu menunggu sampai menginjak usia 30-an sama saja kamu akan semakin kehilangan banyak ikan di laut. Sebuah penelitian hampir sejajar dengan teori ini. Menurut penelitian oleh sosiolog Universitas Utah, waktu terbaik untuk menikah adalah antara usia 28 dan 32 tahun.

 

Nah Ladies, perhitungan ini bukan merupakan patokan pasti kapan kamu memang harus menentukan komitmen untuk menikah. Pada dasarnya hal yang perlu dipertimbangkan adalah kesiapan lahir dan batin. Mental seseorang juga menjadi hal yang cukup krusial dalam membina keluarga sendiri. Selain itu, di Indonesia sendiri keluarga baik dari calon pengantin pria maupun wanita juga perlu dipikirkan. Jadi Ladies, jangan sungkan untuk menjawab pertanyaan, “kapan menikah?” dari siapapun. Karena hal menikah bukanlah sebuah kompetisi atau perlombaan yang harus adu kecepatan.

 

 

Sempat Sakit Hati, Dia Justru Menginspirasi dan Menghidupkan Semangat bagi Para Wanita yang Bernasib Sama.

Banyak orang, terutama wanita yang berusaha semaksimal mungkin untuk tampil dengan sempurna. Mulai dengan menggunakan riasan, sampai melakukan perawatan dengan harga selangit demi menghilangkan atau menutupi bekas jerawat. Jerawat memang bisa digolongkan dalam suatu kondisi normal apabila terjadi sesuai dengan kondisi seseorang yang terbilang wajar. Faktor terjadinya jerawat memang beragam, mulai dari gaya hidup, sampai faktor alami hormonal.

Namun bagaimana bila jerawat yang timbul merupakan jerawat yang cukup parah dan meninggalkan bekas yang sulit hilang? Tentu sebagian orang akan merasa kurang percaya diri karena penampilan yang kurang menunjang. Tapi, ada seorang gadis berusia 18 tahun asal Negeri Jiran, Malaysia yang menginspirasi yang mampu menyemangati para wanita dengan kasus jerawat yang membandel untuk tetap percaya diri dan tidak minder dengan kondisi jerawat yang membekas.

Doc : Instagram

Namanya Charisa Debully Francis asal Kota Kinabalu, yang berhasil menginspirasi banyak gadis muda dan wanita. Baginya, kecantikan bukanlah hal yang semata-mata soal kulit wajah yang putih dan mulus. Kecantikan merupakan hal yang lebih daripada soal penampilan fisik. Ia banyak memposting foto diri di akun media sosialnya tanpa menggunakan riasan dan tampil apa adanya dengan wajah yang berjerawat.

Dia juga bercerita bahwa, bila dia berada di tengah masyarakat dan bertemu dengan orang asing tentu saja banyak yang akan menyuruhnya untuk beronsultasi dengan dokter mengenai permasalahan jerawatnya yang nampak parah. Dilansir dari situs World of Buzz, Charisa bercerita bahwa komentar orang terhadap kondisinya memang cukup menyakitkan hati.  Namun ia hanya berpikir bahwa memang itu hak mereka untuk mengomentari kondisinya, Charisa beranggapan, mungkin orang-orang yang berkomentar tidak mengetahui bahwa kondisi seperti yang dialaminya bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari gaya hidup,  bisa juga karena keadaan alami jenis kulit, dan bahkan karena ketidak seimbangan hormon mengingat usianya yang sedang dalam masa pubertas atau peralihan.

Ia mulai mengalami kondisi jerawat saat ia masuk pada tahap ujian SPM, dan semakin merasakan tekanan stress ketika kerabatnya menyampaikan kondisi perubahan penampilannya. Charisa juga telah melakukan perawatan dengan dokter, namun efeknya tidak cukup baik malah justru membuatnya harus semakin tampil dengan wajah tanpa riasan dan hanya nampak bekas dan luka jerawat. “Saya mulai berhenti meminum obat yang diresepkan oleh dokter, karena itu membuat saya muntah dan saya tidak nyaman.” “Siapa yang tidak merasa depresi dengan kondisi seperti ini, maka saya memilih untuk menerima dan lebih menyarankan kepada orang-orang yang mengalami hal yang sama untuk menguatkan hubungan dengan Tuhan terutama di kondisi sulit seperti ini.” Ujarnya.

 

Charisa Debully Francis with Make Up – Website of Buzz

Dia telah menginspirasi banyak wanita dan anak muda yang tentu mengalami kondisi yang sama melalui laman Instagramnya. Dengan lebih dari 16.000 pengikut, dia menggunakan pengaruhnya untuk menyebarkan nilai positif yang mengajarkan kepada semua orang bahwa ada kehidupan yang “lebih” daripada yang terlihat menarik secara konvensional. Saat ini, Charisa tengah menuntut ilmu di Sabah Institute of Art, dan mengambil konsenstrasi musik, sesuai dengan passion dan kegemarannya sementara ia tetap terus menginpirasi banyak gadis yang merasa malu dengan kondisi penampilannya karena jerawat.