Beauty & Wellness, Lifestyle

Fakta Kesehatan dan Keunikan si Golongan Darah AB

Manusia hidup dengan memiliki banyak penyusun kimiawi alami dalam tubuh. Tak terkecuali darah, beragam jenis golongan darah dimiliki oleh manusia. Perbedaan keunikan dan perbedaan golongan darah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah DNA yang menyebabkan pewarisan golongan darah dan juga antigen. Dalam tubuh manusia sendiri, antigen ini lebih banyak mendominasi karena satu jenis antigen menentukan satu jenis golongan darah. Namun mungkinkah seseorang memiliki dua jenis antigen? Tentu saja bisa.

Pernahkah kamu mendengar atau mengetahui adanya jenis golongan darah AB? Nah, ini si jenis golongan darah yang unik karena memiliki dua jenis antigen sekaligus yaitu antigen A dan antigen B yang berdampingan. Jenis golongan darah ini juga terbilang unik karena tidak secara umum dimiliki atau bisa dibilang cukup langka. Nah bicara mengenai sesuatu yang langka, kayaknya kurang yaa kalau belum membahas mengenai hal apa saja yang membuatnya unik. Yuk, kita bahas mengenai fakta dan keunikan si golongan darah AB.

Antigen A dan B

Penanda berukuran mikroskopik ini disebut dengan antigen. Antigen dikelompokkan ke dalam beberapa tipe golongan yaitu  A, B, AB, dan O, yang masing-masingnya bisa memiliki rhesus “positif”, atau “negatif”. Untuk golongan darah A berati memiliki lebih dominan kelompok antigen A dan sama halnya seperti golongan darah B yang memiliki antigen dominan B. Sementara golongan dara O memiliki antigen A dan B hanya pada permukaan sel darah merahnya saja. Dan tipe golongan darah AB memiliki antigen yang seimbang antara antigen A dan B.

AB yang sulit dicari

skema pewarisan golongan darah

Fakta mengenai tipe golongan darah AB yang katanya sulit dicari ini sudah menjadi pemahaman umum. Karena secara ilmiah walaupun manusia mewarisi satu gen untuk tipe darah dari masing-masing orangtua, tetapi cukup sulit menghasilkan tipe AB. Misalnya pada orang dengan golongan darah A yang  diwariskan gen A dari kedua orangtuanya atau gen A dominan dari salah satu orangtua dan sisanya gen O. Sama halnya dengan golongan darah B, manusia bisa diwariskan gen B dari kedua orang tuanya atau gen B dominan dari salah satu orang tua dan gen O sisanya. Hal ini memiliki kemungkinan besar seseorang memiliki satu jenis golongan darah tertentu. Sementara untuk orang bergolongan darah O, biasanya diwarisi dua gen O.

Lain hal dengan orang yang begolongan darah AB. Karena orang dengan golongan darah AB mewarisi gen A dari satu pihak orangtua dan gen B dari pihak lainnya. Dan berdasarkan jumlah, orang yang bergolongan darah dominan A dan dominan B termasuk kecil, maka kemungkinannya juga rendah kombinasi ini terjadi. Ini yang menyebabkan golongan darah AB sulit ditemukan atau tergolong langka.

Pengertian AB sebagai receiver

Banyak yang paham mengenai teori bahwa golongan dari O adalah golongan darah “giver” dan golongan darah AB adalah “receiver”. Secara ilmiah pemahaman ini masuk dalam kategori fakta. Karena memiliki golongan darah yang langka ternyata juga memiliki keuntungan. Orang yangcbergolongan darah AB positif bisa menerima semua tipe darah, sehingga disebut juga dengan penerima universal.

Namun walaupun bisa menerima dari pihak manapun, bila melakukan transfusi ataupun mendonorkan darah perlu ada rangkai test medis yang menyatakan bahwa kondisi memang sudah baik dan prima. Karena walaupun AB bisa menerima dari jenis golongan darah apapun, nyatanya untuk beberapa kondisi bisa terjadi kontra indikasi.

 

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply